Berbagai upaya dilakukan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) untuk menyosialisasikan produk-produknya agar mudah dijangkau masyarakat luas dengan biaya yang lebih murah. Selama ini produk-produk LPMQ dihadirkan kepada masyarakat dalam bentuk buku cetak, seperti, Tafsir Al-Qur'an Tahlili 30 juz, Tafsir Tematik 26 judul, Tafsir Ilmi (Ayat Kauniyah) 19 judul, Tafsir Wajiz 2 jilid, Buku Makki Madani, dan berbagai produk lainnya seputar keilmuan Al-Qur'an.

Menurut Abdul Aziz Sidqi, Kepada Bidang Pengkajian Al-Qur'an, "Buku cetak memiliki berbagai kelemahan, utamanya adalah soal biaya produksi yang cukup besar dan daya jangkaunya yang terbatas." Demikian ungkapnya dalam kegiatan Pengembangan Hasil Kajian Berbasis Multimedia dan e-Publikasi di Jakarta, Kamis (8/11) siang hari.

Di hadapan 70 orang peserta seminar yang terdiri dari dosen, akademisi, penyuluh agama dan pegawai LPMQ, Aziz menyebutkan beberapa aplikasi digital yang dimanfaakan sebagai sarana sosialisasi yang telah selesai dikerjakan. "Saat ini kita telah memiliki beberapa aplikasi berbasis android ataupun web. Ada aplikasi Qur'an Kemenag android,  aplikasi font Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia berbasis web, delapan judul film pendek berdasarkan materi tafsir ayat kauniah, database Mushaf Al-Qur'an Kuno Nusantara, Pustaka Lajnah yang berisi pdf buku-buku terbitan LPMQ, layanan tashih on line dan e-Publikasi," jelasnya.

Khusus aplikasi e-Pub, layanan ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan literasi keagamaan bagi penyandang disabilitas. Untuk mengelola dan mengembangkan aplikasi e-Pub, selama dua tahun terakhir LPMQ bekerja sama dengan Yayasan Mitra Netra yang selama ini konsern di bidang pendidikan kaum difabel. 

"LPMQ bertanggung jawab menyediakan materi e-Pub berupa buku-buku keagamaan, khususnya keilmuan terkait Al-Quran, sedangakan Yayasan Mitra Netra bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan aplikasinya." Tambah bapak tiga orang anak tersebut.[bp]