Qur’an Kemenag adalah aplikasi mushaf Al-Qur’an digital yang dikembangkan oleh Kementerian Agama c.q. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat. Aplikasi ini disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan mushaf Al-Qur’an dalam format digital. Aplikasi ini menyajikan teks Al-Qur’an lengkap 30 juz, dilengkapi dengan terjemahan dan beberapa produk-produk LPMQ.

 

Kebutuhan masyarakat terhadap pengutipan ayat Al-Qur’an secara benar dan sesuai Mushaf Standar Indonesia terutama mahasiswa, dosen dan penerbit buku direspon oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama dengan mengembangan aplikasi “Quran In Ms Word”. Pengembangan aplikasi ini terlaksana setelah Tim IT LPMQ membuat font Arab khusus yang dinamakan “Font LPMQ Misbah”.

 

Bahan bacaan (buku) bagi Tunanetra adalah barang mewah. Untuk mendapatkannya tak semudah orang awas, dan tentunya berbiaya mahal. Mereka harus mencetak dalam huruf Braille atau merekam buku tulis menjadi kaset atau mp3.

Kendala tersebut selama ini juga dirasakan oleh saudara-saudara muslim kita yang tunanetra. Selama ini mereka kekurangan literasi keagamaan. Hal yang cukup memperihatinkan, selama ini ternyata penyandang disabilitas netra muslim belum memiliki bahan bacaan tafsir Al-Quran dan bahan bacaan keagamaan primer lainnya seperti, fikih, akidah, tasawwuf, ulumul Quran dan sebagainya.

 

Salah satu tugas utama Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) adalah memberikan layanan kepada masyarakat dalam bidang pentashihan Al-Qur'an. Sudah menjadi ketentuan di negeri ini, setiap mushaf Al-Qur'an yang akan dicetak dan diedarkan di masyarakat terlebih dahulu teks master mushaf Al-Qur'an' harus ditashihkan di LPMQ.

Jakarta, 3/12/18. “Penulisan Manuskrip Al-Qur’an pada masa lalu sesungguhnya sudah cukup maju, karena pada manuskrip yang ditemukan peneliti di beberapa bagiannya ada yang mencantumkan ulumul Qur’an, seperti catatan tentang qiraah, hitungan ayat, bahkan hitungan jumlah huruf dalam Al-Quran.” Demikian disampaikan Dr. Muchlis M. Hanafi, MA, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) ketika membuka Workshop Manuskrip Al-Qur’an Nusantara.