Kudus (05/05/2018) – Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Al-Qur’an, yang bertepatan dengan Festival Al-Qur’an yang bertempat di Ponpes Qudsiyah, Kudus, 5 Mei 2018. Diseminasi menghadirkan pakar Al-Qur’an yang juga Sekretaris LPMQ, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad.

Kudus (05/05/2018) – Penyelenggaran Festival Al-Qur’an yang dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin pada tanggal 5 Mei 2018 di Kudus, diikuti juga dengan penyelenggaraan Desiminasi Hasil Kajian LPMQ oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. Kegiatan diseminasi tersebut menghadirkan narasumber Dr. H. Muchlis M. Hanafi, MA selaku Kepala LPMQ dan Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, sebagai dosen IIQ (Institut Ilmu Al-Qur’an) sekaligus pakar Al-Qur’an.

Kairo (30/04/18) - Tepat malam Nisfu Sya’ban, Senin (30/04/08), bertempat di Saha Indonesia, tempat mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Mesir berkumpul dan melakukan berbagai aktivitas keilmuan, digelar diskusi terkait hasil kajian tentang Mushaf Standar Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi oleh pengurus Saha Indonesia setelah bertemu dengan tim dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) yang sedang melakukan pendalaman hasil kajian di Mesir. Pengurus Saha Indonesia berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Mesir, selain dapat mengenal lebih dekat tentang tugas dan fungsi LPMQ sebagai satuan kerja di bawah Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, juga mengetahui perkembangan kajian Al-Qur’an di Indonesia. Keberedaan LPMQ sendiri secara fungsional mempunyai kesamaan dengan Lajnah Muraja’ah Masahif yang berada di bawah Majma’ al-Buhus al-Islamiah Al-Azhar, yaitu memastikan kesahihan mushaf Al-Qur’an yang akan dicetak dan diedarkan.

Kairo (30/04/18) – Di Indonesia salah satu tahapan proses penerbitan Al-Qur’an harus melalui Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ). Proses pentashihan di LPMQ merupakan tahapan penting untuk memastikan kesahihan setiap mushaf Al-Qur’an yang akan diterbitkan. Penerbit dapat mencetak dan mengedarkan mushaf Al-Qur’an setelah mengatongi surat tanda tashih dari LPMQ. Hal sama juga berlaku di Mesir. Para penerbit harus mendapatkan surat tanda tashih dari Lajnah Muraja’ah Masahif sebelum mencetak dan mengedarkan mushaf Al-Qur’an.

Jakarta (23/04/2018) - Dalam rangka pelaksanaan anggaran tahun 2018, Sub Bagian Tata Usaha menyelenggarakan kegiatan Dokumen Organisasi Tata Laksana khususnya dalam hal peningkatan kompetensi pegawai. Kegiatan tersebut dilaksanakan Senin, 23 April 2018 yang bertempat di Ruang Sidang lantai 3 Museum Istiqlal.  Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan ruang lingkup dan dasar-dasar kearsipan kepada pegawai Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), khususnya pegawai TU yang setiap harinya berkecimpung dalam pekerjaan kearsipan. Oleh karena itu, materi yang disampaikan adalah terkait Manajemen Arsip Dinamis, berupa bimbingan teknis dan pelatihan singkat. Acara ini menghadirkan dua narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang kearsipan. Masing-masing adalah Bambang Parjono Widodo, dan Azis Hidayat. Bambang PW adalah Arsiparis Ahli Madya pada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), sedangkan Azis Hidayat merupakan Arsiparis Terampil Penyelia pada Biro Umum Kementerian Agama.