Sinopsis Buku Hubungan antar-umat Beragama

Buku Tematik Tahun 2008 Seri 1Pengakuan pemerintah Indonesia terhadap lima agama yang dipeluk masyarakatnya tentu berimplikasi pada sikap pemerintah dalam mengatasi pelbagai persoalan yang berpotensi muncul antar pemeluknya. Sebagai salah satu agama yang diakui di Indonesia, Islam menyajikan prinsip-prinsip berperilaku yang selaiknya dianut para pemeluknya dalam berinteraksi dengan masyarakat yang menganut agama lain. Nilai-nilai keislaman pada Al-Qur'an atau hadis menjadi pedoman penting umat muslim dalam menjaga keharmonisan hubungan antar-umat beragama. Untuk mewujudkan hal tersebut, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an melalui tim tafsirnya menyusun buku yang berjudul “Hubungan antar-umat Beragama.”

Selengkapnya...

Sinopsis Buku Al-Qur'an dan Pemberdayaan Kaum Duafa

Buku Tematik 2008 Seri 2Terminologi duafa terdengar akrab di telinga umat muslim, termasuk di Indonesia. Kata yang terambil dari bahasa Arab ini agaknya menjadi suatu istilah yang terindonesiakan mengingat masyarakatnya yang berpenduduk muslim terbanyak di dunia. Meski demikian, tidak sedikit yang memahami makna duafa sebagai kelemahan di bidang ekonomi, sehingga masyarakat mengelompokkan kaum duafa ke dalam penduduk yang bertaraf ekonomi lemah atau memasuki ranah kemiskinan. Akan tetapi, pengertian lain yang ternyata lebih akurat menyatakan bahwa makna duafa tidak sekadar lemah di bidang ekonomi, melainkan juga menyangkut kelemahan di sisi fisik, pengetahuan, keyakinan dan kemauan. Buku “Al-Qur'an dan Pemberdayaan Kaum Duafa” menguraikan makna duafa tersebut pada bab pertama, serta memberikan batasan penting tentang perbedaan duafa dengan mustadh‘afin. Melengkapi penjelasan tentang makna duafa, tim tafsir Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an memberikan contoh-contoh dari ayat Al-Qur'an yang bersinggungan dengan terma tersebut, dan ini disinggung untuk menjadi barometer atas pemahaman yang berkembang di masyarakat.

Selengkapnya...

Sinopsis Buku Membangun Keluarga Harmonis

Buku Tematik Tahun 2008 Seri 3Keluarga merupakan kelompok terkecil dalam suatu negara, maka tidak berlebihan jika dikatakan bahwa kualitas negara sedikit banyak berpengaruh dari kualitas individu dalam membina keluarganya. Menurut rumusan terbaru BKKBN, sebuah keluarga disebut berkualitas jika keluarga dalam keadaan sejahtera, sehat, maju, mandiri, memiliki jumlah anak ideal, berwawasan ke depan, bertanggung jawab, harmonis, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penjelasan lebih rinci tentang ciri-ciri keluarga berkualitas ini dapat ditemukan pada sub-bahasan tentang “Batasan Keluarga Harmonis”.

Selengkapnya...

Sinopsis Buku Tematik 2008

Tafsir tematik adalah salah satu bentuk tafsir yang dikembangkan ulama kontemporer dan baru populer pada abad ke-20, tepatnya ketika ditetapkan sebagai mata kuliah di fakultas Ushuluddin Universitas al-Azhar Mesir pada tahun 70-an. Bentuk tafsir tematik yang disusun oleh tim tafsir dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an termasuk yang populer digunakan, yaitu dimulai dengan penetapan salah satu topik tertentu, kemudian dihimpun ayat-ayat dari beberapa surah (dan hadis-hadis pendukung) yang berbicara tentang topik tersebut. Dalam hal ini penafsir mengaitkan dalil-dalil tersebut sehingga pada akhirnya diambil kesimpulan menyeluruh menurut pandangan Al-Qur'an. Topik-topik yang disajikan biasanya disusun berdasarkan pendekatan induktif dan deduktif. Dengan pendekatan induktif, seorang penafsir tematik berangkat dari teks Al-Qur'an menuju realita (minal-Qur'ān ilal-wāqi‘), sementara dengan pendekatan deduktif seorang penafsir tematik berangkat dari realita yang terjadi di masyarakat kemudian mencari solusinya pada Al-Qur'an (minal-wāqi‘ ilal-Qur'ān). Dengan menggunakan dua pendekatan ini, bila ditemukan kosakata atau term yang terkait dengan topik pembahasan maka digunakan istilah tersebut, namun bila tidak ditemukan maka topik tersebut dikaji berdasarkan tuntunan yang ada dalam Al-Qur'an.

Selengkapnya...