Profil Pengunjung Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal Juni 2012

Liburan sekolah sedang berlangsung. Bagi Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) yang merupakan satu dari 18 museum di Taman Mini Indonesia Indah, momen ini biasanya menjadikannya lebih ramai dikunjungi masyarakat, baik dari kalangan siswa sekolah maupun masyarakat umum. Pada bulan Juni terjadi peningkatan jumlah pengunjung rombongan kategori dewasa yang terdiri atas siswa setingkat SLTP, SMU, mahasiswa, hingga lansia. Meski demikian, pengunjung kategori anak yang terdiri atas siswa setingkat TK/TPA dan SD dari berbagai daerah juga tetap banyak berdatangan. Total jumlah pengunjung hampir sama dengan bulan lalu. Hal ini, tidak lain disebabkan oleh masih berlangsungnya liburan sekolah yang cukup panjang hingga pertengahan Juli mendatang.

Berdasarkan data pengunjung bulan Juni, diperoleh total jumlah pengunjung 11.105. Jumlah ini hampir sama dengan bulan sebelumnya, yaitu 11.109. Jika dirinci, jumlah tersebut meliputi pengunjung perorangan kategori dewasa dan anak masing-masing 1.097 dan 337, serta pengunjung rombongan kategori dewasa dan anak masing-masing 5.594 dan 4.077. Jika ditotal berdasarkan kategori usia, maka akan diperoleh jumlah pengunjung dewasa 6.691 (60,25%) dan anak-anak 4.414 (39,75%). Pengunjung rombongan masih mendominasi, dengan mengambil porsi 87,09% dari total pengunjung, sedangkan 12,81% sisanya adalah pengunjung perorangan.

Grafik Pengunjung Juni 2012

Pengunjung rombongan prasekolah, sekolah, pesantren dan lembaga lainnya dari dalam negeri, antara lain Majelis Taklim pimpinan Dr. Ramli Taher, M.Si, Jakarta Selatan (400 peserta); SDN Cimahi, Sukabumi (320); Majelis Taklim Rachmad Hidayat, Lampung (300); SDN Cipulir Petang 06, Jakarta (272); SDN 02 Cimahi, Sukabumi (238); SDN Serua 01 Depok (220); SMPN 5 Banjarnegara, Jawa Tengah (213); TKA/TPA Ashhaabulkahfi Tangerang (135); Pondok Pesantren Nurul Ihsan, Garut (120); MI Terpadu Al-Gozali Bandung (110); PAUD Khoiru Ummah Insan Cendekia, Bogor (100); Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an, Sukabumi (78); MTs NU 22 Singoroji Kendal, Jawa Tengah (60); MAN 1 Bandar Lampung (54); SMA Al-Hasaniyyah, Demak (44); Pesantren Miftahul Aznah, Lampung (30); Keluarga Besar Ibu-ibu NU Bumiayu, Brebes (25); Pondok Pesantren An-Nur Bululawang, Malang (15); Pondok Pesantren Roudlotul Muta’allimin Bangkalan, Madura (14); MTs Darul Ulum Durian Luncuk, Jambi (11); dan MAN Nganjuk, Jawa Timur (8); Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an, Jakarta (8); PPHM Ngunut, Tulungagung (7); dan Pondok Pesantren Cintapada, Tasikmalaya (6).

Data kunjungan juga memperlihatkan minat kalangan profesional dari berbagai perusahaan swasta, lembaga pemerintah maupun lembaga kemasyarakatan, antara lain PT Telkom; Peruri; RS Bhayangkara, Jakarta; Hotel Grand Sahid Jaya; PT MTG Pulo Gadung Jakarta; PT Merita Tjokro Gearindo, Jakarta Timur; PT Tertan Nilam Persada, Jakarta; Medco Jakarta; Penerbit Perca Group, Jakarta Timur; BPK RI; Pengadilan Tinggi Agama Bireun, Aceh; dan Al-Hikmah Research Center. Selain itu, ada juga kunjungan kru RCTI dalam rangka pengambilan gambar untuk acara Ramadhan.

Pengunjung perorangan maupun rombongan dari kalangan mahasiswa juga cukup beragam, terdiri dari mahasiswa Institut PTIQ Jakarta; Universitas Negeri Jakarta; Universitas Pancasila, Jakarta; ISTN Jakarta; serta PGTK IT Mutiara Islam, Depok. Masyarakat umum dari berbagai daerah pun banyak berdatangan, mulai dari Sukabumi, Cianjur, Kudus, Lumajang, Majalengka, Surabaya, Temanggung, Pekanbaru, hingga Banjarmasin. Sedangkan wisatawan asing datang dari Belanda, Yordania (Yarmuk University), Kuwait (International Islamic Organization), dan Saudi Arabia.

Di akhir kunjungan, sebagian pengunjung menyempatkan diri untuk menuliskan pesan dan kesannya terhadap BQMI. Selain menampilkan koleksi, ada pengunjung yang menyarankan supaya ditampilkan juga sejarah perjalanan Al-Qur’an sejak fase Mekah hingga masuknya Islam di Indonesia, sehingga ada perbandingan dalam hal keragaman, model dan bentuk Al-Qur’an. Selain itu, penambahan koleksi Al-Qur’an – baik dari dalam maupun luar negeri – serta penyempurnaan teks yang menjelaskan koleksi juga menjadi sorotan pengunjung.[]

Berita Terkait