"Qur’an Kemenag": Mushaf Standar Indonesia Versi Digital

 

Peraturan Menteri Agama RI Nomor 1 Tahun 1957  berisi tentang Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an  (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI sebagai pemegang otoritas dalam pengawasan terhadap penerbitan dan pemasukan Al-Qur’an di Indonesia. LPMQ berwenang  memastikan semua Al-Qur’an yang ada di Indonesia bebas dari kesalahan, dengan adanya aturan setiap Al-Qur’an yang terbit disertai tanda tashih. Tanda tashih ini merupakan bukti bahwa Al-Qur’an tersebut telah dikoreksi oleh pentashih, sehingga memenuhi syarat kelayakan terbit.

Era media sosial  membawa perubahan dalam semua aspek kehidupan manusia. Salah satunya dalam kehidupan beragama. Kehidupan beragama yang semula berpola tradisional berubah menjadi modern yang berbasis internet.  Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam semula hadir dalam bentuk mushaf, kini hadir pula dalam bentuk Al-Qur’an digital.

Tuntutan  era media sosial mendorong Lajnah Pentahsihan Mushaf Al-Qur’an ikut melakukan inovasi layanan publik keagamaan. Inovasi layanan publik ini diwujudkan salah satunya dengan peluncuran Al-Qur’an Digital Kementerian Agama RI oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin dalam Seminar Internasional Al-Qur’an pada 30 Agustus 2016. Al-Qur’an digital Kementerian Agama diluncurkan bertepatan dengan peringatan 1450 tahun turunnya Al-Qur’an. Peluncuran aplikasi Al-Qur’an android yang dilengkapi terjemahan dan tafsir dan diberi nama “Qur’an Kemenag” ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat muslim Indonesia dalam mengakses Al-Qur’an dengan slogan “Al-Qur’an dalam Genggaman”.

Slogan Qur’an Kemenag berupa “Al-Qur’an dalam Genggaman” ini mengajak dan memudahkan masyarakat untuk membaca dan mengkaji Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam harus mengisi dan menyemarakkan dunia maya sebagai salah satu langkah antisipatif dan kuratif dalam bentuk Al-Qur’an digital. Hal lain yang turut memperkuat hadirnya Qur’an Kementerian Agama dalam versi digital adalah masih banyak dijumpai Al-Qur’an digital yang belum ditashih. Selain itu, Qur’an Kemenag juga merupakan Al-Quran digital yang menggunakan Mushaf Standar Indonesia.

Mushaf Standar Indonesia merupakan mushaf Al-Qur’an yang dibakukan cara penulisan teks, harakat, tanda baca, waqaf sesuai dengan hasil yang dicapai dalam Mukernas Ulama Ahli Al-Qur’an sejak tahun 1974 s.d. 1983. Mushaf Standar Indonsia dijadikan pedoman bagi penerbitan Al-Qur’an di Indonesia berdasar Keputusan Menteri Agama Nomor 25 Tahun 1984 tentang Penetapan Mushaf Standard dan Instruksi Menteri Agama Nomor 7 Tahun 1984 tentang Penggunaan Mushaf Al-Qur’an Standar sebagai Pedoman dalam Mentashih Al-Qur’an. Dengan demikian, penerbitan mushaf Al-Qur’an di Indonesia menjadi lebih mudah dan seragam, demikian juga dalam hal pengawasan.

 

Qur’an Digital Kementerian Agama

Al-Qur’an Digital Kementerian Agama hadir di antara banyaknya aplikasi digital Al-Qur’an yang ada di dunia maya. Qur’an Kemenag hadir dalam tiga versi: android, website dan IOS. Ketiga variasi ini berupaya menjangkau semua lapisan masyarakat yang aktif  dengan gawai. Ayat Al-Qur’an dalam aplikasi Qur’an Kemenag menggunakan Mushaf Standar Indonesia rasm usmani yang bersumber dari Mushaf At-Tin dan font LPMQ Isep Misbah.

Qur’an Kemenag Android 1.3.3.9 merupakan versi terbaru yang di dalamnya terdapat beberapa fitur yang memudahkan penggunanya. Fitur yang dapat diakses di antaranya: audio Al-Qur’an (murattal Qur’an Syekh Mahmud Khalil al-Hushary), tampilan Qur’an per halaman, tampilan dalam bentuk ayat dan terjemahnya, pencarian juz, surat dan ayat Al-Qur’an; tafsir (tahlili dan tafsir ringkas), asbabun nuzul, doa khotmil Qur’an, penanda bacaan akhir,  dan sebagainya. Dalam Qur’an Kemenag versi android ini juga dapat diatur ukuran font huruf sesuai dengan kebutuhan user. User dapat juga menikmati ayat harian yang otomatis berganti di halaman awal. Ayat Al-Qur’an dan terjemahnya juga dapat di-share ke media sosial lain (WhatsApp, FB, twitter, dan lain-lain) menggunakan berbagai back ground yang tersedia. User juga dapat menggunakan aplikasi Qur’an Kemenag secara offline (tanpa jaringan internet) untuk tadarus Al-Qur’an.

Qur’an Kemenag versi website untuk PC (Personal Computer) juga sudah tersedia dengan konten yang sama, plus fasilitas download font Mushaf Al-Qur’an Standar. Download font LPMQ Isep Misbah yang sesuai dengan rasm usmani ini hanya tersedia pada versi website dan diharapkan dapat membantu  akademisi, peneliti, dan masyarakat untuk menulis ayat Al-Qur’an sesuai rasm Mushaf Standar Indonesia.  Qur’an Kemenag akan terus dikembangkan fitur-fitur dan kontennya mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan di masyarakat.

Masyarakat dapat mengakses aplikasi Qur’an Kemenag di Google Playstore bagi pengguna android dengan mengetikkan kata Qur’an Kemenag. Aplikasi Qur’an Kemenag versi website juga dapat diakses di http://quran.kemenag.go.id atau dengan mengklik https://play.google.com/store/apps/details?id=com.quran.kemenag. [Dwi Martiningsih]

Berita Terkait