Mengenal Mushaf Koleksi Museum Masjid Agung Demak (3)

 

Mushaf 5

Ukuran mushaf 29 x 23 cm, kertas Eropa (Inggris) agak tebal, cap kertas J Whatman 1803. Ayat ditulis dengan tinta hitam, sedangkan tinta merah digunakan untuk kepala surah, permulaan juz, tanda tajwid, catatan pias, dan lingkaran akhir ayat. Mushaf ini merupakan ‘mushaf pojok’ yang setiap halaman selesai dengan akhir ayat. Sampul kulit, dengan hiasan cap emas. Iluminasi terdapat di awal, tengah, dan akhir mushaf yang ketiganya berbeda corak. Struktur iluminasi awal mushaf seperti gaya Bugis geometris dengan setengah lingkaran di bagian atas dan bawah, dan di samping-luar tengah terdapat segitiga, serta di bagian atas dan bawah terdapat tumpukan tiga tengah lingkaran. Motif yang digunakan adalah sulur dan geometris dengan warna hijau, merah, coklat, dan emas. Iluminasi tengah mushaf terdapat di awal Surah al-Kahf. Kondisi naskah cukup baik, lengkap 30 juz. (aa)

 

Mushaf 6

Ukuran mushaf 32 x 21 cm, kertas Eropa. Ayat ditulis dengan tinta hitam, sedangkan tinta merah digunakan untuk kepala surah, permulaan juz, tanda tajwid, catatan pias, dan lingkaran akhir ayat. Sampul kulit coklat polos. Tanda juz berupa setengah lingkaran di tepi-luar halaman kanan dan kiri. Mushaf ini tidak beriluminasi istimewa. Awal Surah al-Kahf ditulis tujuh baris dalam ukuran bingkai lebih kecil dibanding halaman lainnya. Mushaf tidak lengkap, bagian depan dan belakang sebagian hilang. (aa)

 

 

Mushaf 7

Ukuran mushaf 32 x 20,5 cm, kertas Eropa (Belanda) dengan cap tandingan Van Gelder. Ayat ditulis dengan tinta hitam, sedangkan tinta merah digunakan untuk kepala surah, permulaan juz, tanda tajwid, catatan pias, dan lingkaran akhir ayat. Sampul kulit polos. Tanda juz berupa setengah lingkaran di tepi-luar halaman kanan dan kiri. Mushaf tidak lengkap, bagian depan dan belakang telah hilang. Hiasan yang tersisa adalah iluminasi tengah mushaf yang cukup sederhana, dengan warna biru, coklat, dan emas. Di halaman kosong sebelum iluminasi tengah mushaf terdapat kolofon berbahasa Jawa dalam huruf Pegon berbunyi, “Puniko wakafipun ... Kapidin(?) ing dusun Nglekong(?) ing distrik Demak ing Masjid Demak” (Ini wakafnya ... Kapidin(?) di dusun Nglekong(?) di distrik Demak ke Masjid Demak). (aa)

Berita Terkait