Mengenal Kitab al-Munsif Karya al-Balansi (w. 546 H)

Karya ini ditulis oleh Abu al-Hasan Ali bin Muhammad al-Muradi al-Andalusi al-Balansi (w. 546 H). Namun sayangnya kitab aslinya hilang (mafqudah), beberapa riwayatnya dapat dilihat dalam kitab berbentuk nazam dalam kitab Dalil al-Hairan syarah Maurid Dham’an karya al-Kharraz (w. 718 H).

Menurut al-Margani al-Tunisi, al-Balansi merupakan salah seorang murid dari Abu Dawud Sulaiman bin Najah (w. 459 H). al-Balansi menambahakan sekitar 12 tempat. Karya al-Munshif juga berbentuk nazham yang dia riwayatkan dari gurunya Ibn Lub al-Qaisi (w. 535 H) yang memiliki nama lengkap Ali bin Muhammad bin Lub bin Sa’id al-Qaisi al-Muqri, tinggal di Isybilia. Al-Qaisi meriwayatkan dari Abu Abdullah al-Mughami (w. 485 H) dan Abu Dawud al-Muqri (w. 496 H).  

Berikut adalah beberapa bait nazam al-Munshif yang berhasil diriwayatkan;

اذا كنت قد اخذته رواية * عن ابن لب من ذوي الدراية

وكان شيخا خص بالاتقان * في عصره من اهل هذا الشان

حدثني عن شيخه المغامي * ذي العلم بالتنزيل والاحكام

وكل ما اذكره فعنه * اخذته مما استفدت منه

Artinya:

Jika aku telah meriwayatkan satu riwayat * dari Ibn Lub, yang juga memiliki kemampuan ahli dirayah

Beliau adalah Syaikh yang mumpuni dan terpercaya * di masanya, dikenal sebagai ahli di bidangnya,

Beliau menceritakannya kepadaku dari gurunya, al-Mughami * pemilik ilmu Al-Qur’an dan segala kandungan hukumnya

Maka, setiap aku sebutkan darinya * itu berarti, aku memang telah belajar dan mengambil ilmu kepadanya. 

Meskipun karya utuhnya sampai sekarang belum diketemukan fisiknya. Dari beberapa riwayat yang tersebar, menurut Syirsyal diantara contoh penulisan rasm usmani yang tidak diriwayatkan oleh al-Balansi dalam Mushaf Madinah adalah penulisan kata كاذبة  dan  خاطئةyang terdapat pada Surah al-Alaq/96: 16 dengan itsbat alif (alif setelah kaf dan kha). Karena Abu Dawud tidak memiliki keterangan dalam kata ini. Selain kata ini tentu mnasih ada yang lainnya. Selengkapanya bisa dibaca dalam jilid 1 kitab Mukhtashar at-Tabyin lihija at-Tanzil karya Abu Dawud Sulaiman ibn Najah yang dicetak oleh Mujamma’ Malik Fahd pada tahun 1999. Demikian, semoga bermanfaat. [znl]

Berita Terkait