Islam, Perdagangan dan Politik Sepanjang Samudera Hindia

Jakarta (25/08/2014} - Bekerja sama dengan British Library, British Academy, ASEASUK, BIAA dan ICAIOS, Bayt al-Qur’an & Museum Istiqlal menampilkan pameran Islam, Perdagangan dan Politik Sepanjang Samudera Hindia yang akan berlangsung hingga awal tahun depan.

Melalui perdagangan, agama dan politik, Asia Tenggara telah lama terhubung dengan negeri-negeri lain yang berada di Samudera Hindia, dan hubungan dengan Timur Tengah secara khusu terjalin melalui agama Islam. Namun perhatian terhadap hubungan antara negeri-negeri Islam di Asia Tenggara – mencakup dewasa ini Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan wilayah Thailand Selatan dan Filipina Selatan – dengan kekuatan Timur Tengah terbesar, yaitu Kerajaan Usmani, saat ini masih kurang.

Islam, Perdagangan dan Politik Sepanjang Samudera Hindia (Islam, Trade and Politics across the Indian Ocean) merupakan proyek penelitian yang mengkaji segala bentuk interaksi antara kedua wilayah ini, mulai dari hubungan politik, agama, sastra dan niaga, hingga hubungan saling pengaruh dalam budaya material. Berkas-berkas yang belum lama ini ditemukan dalam arsip di Istanbul telah memberikan pemahaman baru atas keterkaitan antara negeri-negeri di Kerajaan Usmani dan Republik Turki masa awal dengan bangsa-bangsa Muslim di Asia Tenggara, dari awal abab ke-16 hingga abad ke-20.

Berita Terkait