Hasil Kajian Makiyyah - Madaniyyah diharapkan Memperkaya Khazanah Ulumul Qur'an

Jakarta (03/03/2015) - Setelah tertunda selama hampir 3 tahun, Kajian Periodisasi Turunnya Ayat dan Surah dalam Al-Qur’an (Makiyyah-Madaniyyah) dilanjutkan kembali pada tahun 2015 ini. Sebagai salah satu bagian dari ulumul Qur’an, kajian Makiyyah-Madaniyyah ini biasanya mendapat porsi yang sedikit sekali di perguruan-perguruan tinggi Islam.

“Tentunya hasil kajian ini selain menjadi amal jariyah, juga diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi para mahasiswa yang mempelajari ulumul qur’an khususnya juga bagi masyarakat umum”, demikian disampaikan Kepala Lajnah H. Abdul Halim Ahmad, Lc, MM dalam sambutannya.

Pada tahun 2011 telah selesai dibahas sebanyak 68 surah, 46 surah  akan dibahas dan diharapkan selesai tahun ini karena dari 46 surah yang tersisa sudah ada 13 surah yang siap dibahas. Ketua Tim Kajian yang juga Kepala Bidang Pengkajian Dr. H. Muchlis M Hanafi, MA mengharapkan hasil kajian ini akan memperkaya khazanah literatur kajian ulumul Qur’an.

Pada pertemuan perdana yang dilaksanakan di ruang rapat lantai 4 Bayt Al-Qur'an & Museum Istiqlal juga menghadirkan narasumber yang sudah sejak awal masuk ke dalam tim yaitu Dr. Syaiful Bahri dan Dr. Syihabudin. [ans]

Berita Terkait