Pentingnya Sosialisasi Produk LPMA

Bogor (24/03/2015) - Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMA) kembali mengadakan sidang penyusunan tafsir ringkas (al-Wajiz) untuk tahun anggaran 2015. Pengkajian dan penyusunan tafsir ringkas merupakan salah satu program Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an tahun 2015 bekerja sama dengan Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ). Penyusunan tafsir ringkas ini menyusul pengkajian dan penyusunan tafsir ringkas yang sudah dilakukan selama kurang lebih tiga tahun. Pada tahun 2015, tim penyusun akan mengkaji dan menyusun juz 20 sampai juz 30.

Hadir pada acara tersebut, kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Prof. Abdurrahman Mas’ud , Ph.D, Pgs. Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Dr. Muchlis M. Hanafi, K.H Dr. Malik Madaniy, sebagai narasumber dan tim penyusun, serta anggota tim lainnya yang terdiri dari para pakar tafsir Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang dan Diklat menekankan pentingnya sosialisasi semua produk Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. Menurutnya, Lajnah telah menghasilkan beberapa karya yang cukup besar, namun karya-karya tersebut masih belum tersosialisasi dengan maksimal, seperti Tafsir Tematik (26 jilid) dan Tafsir Ilmi (13 jilid). Kepala Badan pun berjanji akan mengawal proses penyusunan Tafsir Ringkas (al-Wajiz) dengan serius, karena ini merupakan tafsir yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh segenap masyarakat Indonesia.

Berita Terkait