Pembinaan Penerbit Al-Qur’an

Kudus (31/7/15) - Kementerian Agama RI menetapkan Mushaf Standar Indonesia sebagai acuan resmi dalam penulisan mushaf Al-Qur’an di Indonesia. Namun, tidak semua umat Islam, khususnya kalangan penerbit dan para penggiat Al-Qur’an memahami dan mengerti Mushaf Standar Indonesia, khsusnya berkaitan dengan Rasm Usmani yang dipakai. Karena itulah, untuk mengenalkan Mushaf Standar Indonesia, berkaitan dengan ciri dan karakternya, juga tentang rasm yang digunakan, Lanjah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an melakukan pembinaan kepada sejumlah penerbit dan penggiat Al-Qur’an di wilayah Kudus dan sekitarnya.

Acara ini diselenggarakan pada hari Jum’at di Gedung Wisma Muslimin, Kudus, Jawa Tengah, oleh Lajnah, bekerja sama dengan Jam’iyyatul Qurro wal-Huffaz (JQH) STAIN Kudus, JQH PCINU Mesir, Pesantren Yanbu’ul Qur’an, Darul Furqon, Al-Mardhiyah, dan Forum Tafsir Hadis Indonesia. Penerbit yang diundang dalam acara ini di antaranya adalah Menara Kudus, Mubarokatan Thoyyibah, Toha Putra, Karya Putra Utama, dan Asy-Syifa. Selain itu, diundang juga para penggiat Al-Qur’an yang berasal dari wilayah Kudus dan sekitarnya. Narasumber dari LPMA yang mengisi acara adalah Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad dan Dr. H. Muchlis M. Hanafi. Sedangkan para ulama Al-Qur’an Kudus yang diundang di antaranya adalah KH M Sya’rani Ahmadi, KH. Ulin Nuha, dan KH. Najib Hasan.

Selain pengenalan Mushaf Standar Indoensia, panitia juga menyelenggarakan pelatihan Qiraat Sab’ah dan ‘Asyrah tingkat nasional yang diikuti oleh para hafizh dari sejumlah yayasan dan pesantren dari berbagai daerah. Pelatihan ini sendiri bertujuan menyebarkan dan membumikan ilmu qiraat dengan cara yang mudah dan efisien. [Must]

Berita Terkait