Pameran BQMI di UIN Syarif Hidayatullah

Jakarta (04/09/2015) - Bayt Al-Qur'an & Museum Istiqlal pada 1-3 September mengikuti kegiatan pameran yang diadakan Fakultas Dirasah Islamiyyah (FDI) UIN Syarif Hidayatulah yang bekerja sama dengan Ikatan Alumni Al-Azhar Internasional (IAAI) cabang Indonesia, yang mengadakan acara seminar internasional bertema “Moderasi Sebagai Dasar Keluhuran”. Acara yang dibuka oleh Prof. Dr. Dede Rosyada selaku Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada pukul 19.30 WIB tanggal 1 September ini hanya mengundang dua peserta pameran, yakni BQMI dan PSQ (Pusat Studi Qur’an) pimpinan Prof. Dr. Quraisy Syihab yang sekaligus menjabat sebagai ketua IAAI Cabang Indonesia. Dalam pameran kali ini, BQMI membawa dua koleksi, yaitu Al-Qur’an Mushaf Istiqlal dan Al-Qur’an Mushaf Braille. Selain itu, stand BQMI juga mendisplay beberapa produk Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, yaitu beberapa edisi tafsir tematik, tafsir ilmi, suhuf, buku Penulisan Mushaf Standar Indonesia, dan beberapa produk lainnya. Beberapa produk sengaja dibawa dan dibagikan untuk pengunjung yang memiliki minat besar dan konsen dalam bidang kequr’anan.

Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai negara, diantaranya Mesir, Sudan, Yaman, Iraq, Oma, Yordania, Brunei Darussalam, dan Indonesia selaku tuan rumah. Dr. Najm Kholaf , narasumber dari Iraq berkesempatan untuk membawa hadiah berupa Mushaf Istiqlal. Iluminasi batik membuatnya sangat tertarik dengan Mushaf ini. “Al-Qur’an ini harus saya miliki, bagaimanapun caranya. Iluminasinya bernilai seni sangat tinggi, ciri khas yang mungkin hanya ada disini”, ujar narasumber yang akhirnya langsung menuju ke Bayt Al-Qur’an di Taman Mini Indonesia Indah. Pada hari yang sama (3 September 2015), Narasumber dari Mesir, Prof. Dr. Muhammad Abdusysyafi Ismail, yang merupakan wakil rektor Universitas Al-Azhar juga mengadakan kunjungan ke BQMI. Dengan ditemani Kepala Lajnah, Dr. Mukhlis M. Hanafi, MA. Dan juga Kasi Koleksi dan Pameran, Syaifuddin, MA.Hum, sang wakil rektor berkeliling ke ruang pamer Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal. Dalam percakapannya, beliau terinspirasi untuk membuat maket Univeristas Al-Azhar secara keseluruhan. Dalam kesempatan ini pula, diutarakan niat agar BQMI bisa mengisi satu rubrik dalam buletin asuhan mereka yang diterbitkan setiap bulan, “Minimal satu halaman, setiap kali terbit,” ungkapnya, sebuah PR untuk BQMI ke depan. (KhikPameran BQMI di )

Berita Terkait