Meriahnya Stan Lajnah dalam even Islamic Book Fair 2016

Jakarta (03/03/2016) - Islamic Book Fair, pameran buku terbesar di Indonesia, kembali digelar dari tanggal 26 Februari – 6 Maret 2016 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Untuk pertama kalinya, LPMA mengikuti kegiatan pameran ini. Sinergitas kerja dari LPMA tampak terlihat dalam kegiatan-kegiatan yang merupakan tugas dan fungsi kelembagaan yang ada. Tiga bidang yang ada dalam LPMA bahu membahu mneyelesaikan tanggung jawabnya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia umumnya, dan kaum muslim khususnya. Even even 15 th Islamic Book Fair 1437 menjadi salah satu momen yang sangat berharga bagi LPMA, karena seluruh bidang di LPMA -kali ini- turut andil mengikuti pameran yang menjadi tugas Bidang Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi; sekaligus melakukan sosialisasi tentang kelembagaan atau LPMA kepada masyarakat atau khalayak umum, yang menjadi tugas dari Bidang Pengkajian Al-Qur’an; dan LPMA juga melakukan monitoring peredaran mushaf Al-Qur’an dari para penerbit mushaf Al-Qur’an yang turut berpartisipasi pada even Islamic Book Fair tahun ini.

Bagaimana sebuah pondasi keluarga seharusnya dibangun dan dikokohkan dengan landasan Al-Qur’an dan Sunnah Rasul; menjadi konten dari salah satu katalog yang diterbitkan LPMA dalam rangka meramaikan even 15 th Islamic Book Fair 1437. Rujukan referensi yang digunakan dalam katalog yang bertajuk “Membangun Keluarga Harmonis” ini dikutip dari beberapa produk Tafsir Tematik Kementerian Agama RI yang juga merupakan produk yang dihasilkan oleh Bidang Pengkajian Al-Qur’an yang tentunya bias bermanfaat bagi masyarakat Muslim. Tema ini diambil menyesuaikan tema besar yang diusung IBF, “Indahnya Keluarga Qur’ani”.

Berbagai kegiatan interaktif di stan LPMA dilaksanakan untuk menarik minat pengunjung dari berbagai segmen usia, mulai usia PAUD (di bawah lima tahun) hingga usia Lanjut (di atas 60 tahun). Terhitung mulai Jumat siang, stan sudah mulai diramaikan dengan alunan suara yang melantunkan ayaat-ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan membaca Al-Qur’an di panggung mini secara tilawah dan tartil, kegiatan hafalan Al-Qur’an, membaca mushaf Braille, kuis berhadiah dengan satu paket berisi dua pertanyaan seputar Al-Qur’an dan seputar stan, menjadi sangat efektif untuk ladang sosialisasi memperkenalkan tugas dan fungsi, serta memperkenalkan produk-produk  LPMA.

Di tengah gegap gempita pengunjung, LPMA juga mengadakan talkshow di panggung utama dengan menghadirkan dua narasumber, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan pakar tafsir Indonesia Prof. Quraish Shihab yang dipandu oleh Syahrul Gunawan. Tema besar yang diambil dalam acara ini adalah “Lindungi Keluarga dari Bahaya Radikalisme dan LGBT dengan Pemahaman Al-Qur’an yang Baik dan Benar”. Tema ini dimunculkan dengan melihat fenomena aktual yang sedang mencuat dalam masyarakat Indonesia.  Panggung talkshow yang dipadati pengunjung menjadi lebih meriah dengan lontaran pertanyaan dengan hadiah paket Tafsir Kemenag. Selain itu, pada acara ini dibagikan Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia terbitan Kementerian Agama.

Program khataman Al-Qur’an bagi pengunjung IBF yang sedianya akan dilaksanakan empat kali mendapat sambutan antusias, dan akhirnya dilaksanakan enam kali lipat dari rencana semula, yakni sebanyak 24 kali. Setidaknya 250 paket hadiah disediakan stan sebagai hadiah dari kegiatan interaktif yang ada. Semoga ke depan LPMA mampu memberikan manfaat lebih kepada masyarakat luas, dan menjadi unit kerja yang lebih solid untuk mengadakan kegiatan-kegiatan serupa. [Khikmawati]

Berita Terkait