Mushaf Istiqlal Simbol Pemersatu Budaya Bangsa

Dalam rangka memeriahkan Pekan HUT ke-41 TMII, Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) kembali mengikuti Pameran Bersama Museum se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Manajemen TMII. Pameran yang telah dilaksanakan untuk keempat kalinya ini berlangsung pada tanggal 17-20 April 2016. Bertempat di Sasana Kriya TMII, pameran yang selama tiga tahun berturut-turut diselenggarakan di sekitar area Istana Anak TMII ini memiliki nuansa yang berbeda. Tempat yang lebih nyaman menjadikan pengunjung betah berlama-lama di area pameran.

Menyelaraskan dengan tema umum pameran, yaitu “Budaya Pemersatu Bangsa”, kali ini BQMI mengangkat tema “Mushaf Istiqlal Simbol Pemersatu Budaya Bangsa”. Tema ini diangkat karena hingga saat ini, Mushaf Istiqlal merupakan satu-satunya mushaf yang desain iluminasinya merepresentasikan keranekaragaman dan kekayaan ragam hias dari 27 provinsi di Indonesia. Selain itu, mushaf ini merupakan tonggak baru bagi penulisan mushaf Al-Qur’an indah di Nusantara, yang kemudian diikuti oleh beberapa pemerintah daerah.

Koleksi lain yang turut dipamerkan adalah mushaf cetakan, yaitu Mushaf Al-Bantani dan Terjemahnya, Mushaf Al-Qur’an Sundawi, Mushaf Al-Qur’an Jakarta, Mushaf Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Mushaf Al-Qur’an Gumi Patut Patuh Patju dari Lombok Barat, dan Mushaf Al-Qur’an al-Karim dalam Huruf Braille. Ditampilkan pula replika halaman Mushaf Istiqlal dalam ukuran 175 x 115 cm seperti aslinya, agar pengunjung dapat melihat detail iluminasi mushaf dengan jelas.

Pameran ini dikunjungi oleh beragam segmen, mulai dari masyarakat umum, tokoh masyarakat, hingga siswa-siswi dari berbagai sekolah yang diundang oleh panitia penyelenggara. Ketua Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Pusat, Putu Supadma Rudana, juga sempat berkunjung ke Stan BQMI. Selain memamerkan mushaf, Stan BQMI juga tampil meriah dengan diselenggarakannya program interaktif bagi pengunjung. Mulai anak-anak hingga dewasa antusias mengikuti tiga tantangan yang diajukan pemandu, yaitu membaca satu halaman Mushaf Istiqlal, membaca potongan ayat dalam Mushaf Braille, atau menebali teks kaligrafi pada poster Mushaf Istiqlal. Setiap pengunjung yang berhasil menyelesaikan tantangan berhak membawa pulang 1 buah buku Tafsir Ilmi terbitan Kementerian Agama. Pada hari kedua pameran, BQMI juga menyelenggarakan kegiatan menarik berupa Workshop Kaligrafi, yang diikuti oleh 50 siswa Madrasah Ibtidaiyah. [Ida]

Berita Terkait