BQMI dalam International Museum Mart 2016

International Museum Mart 2016 sukses dilaksanakan di Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, pada 12-16 Mei 2016 dengan mengambil tema Keberagaman dalam Persatuan.

Acara pembukaan yang sedianya digelar di halaman, pukul 17.00 WIB terpaksa dialihkan ke hall Gedung Museum Jawa Tengah Ranggawarsita dikarenakan hujan lebat. Namun demikian acara tetap berjalan meriah dengan diiringi Gamelan Pelangi Performance dari Tim Geguritan Jawa Tengah. Acara Museum Mart 2016 kali ini dibuka secara resmi pada pukul 20.00 oleh Bapak Prasetyo Ariwibowo dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menggantikan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya Prasetyo mengungkapkan, “Kegiatan pameran bersama ini merupakan suatu langkah yang sangat strategis dalam rangka meningkatkan kerja sama serta hubungan yang lebih erat antara museum, baik dalam negeri maupun negara tetangga.”

Pada perhelatan internasional ini BQMI kembali berpartisipasi sebagai salah satu peserta. Bersama 24 museum lain, baik museum lokal, provinsi, maupun mancanegara (Museum Serawak dan Museum Sabah, Malaysia serta Jabatan Museum Brunei Darussalam); BQMI turut meramaikan perhelatan ini dengan mengusung tema Batu Nisan, Perdagangan, dan Islamisasi Nusantara”. Pada kesempatan ini, BQMI menampilkan replika batu nisan Majapahit abad ke-14 M, berasal dari Desa Sentonorejo Kecamatan Trowulan Mojokerto Jawa Timur dengan ciri gaya hiasan yang lazim dikenal sebagai Sinar Majapahit. Selain itu, dipamerkan juga replika batu nisan Fatimah binti Maimun bin Hibatullah yang diperkirakan merupakan nisan seorang wanita pedagang dan menjadi saudagar kaya yang sekaligus melakukan dakwah Islamiyah. Fatimah binti Maimun meninggal pada Jumat, 12 Rabi’ul Awal 475 H/ 1082 M. Selain dua koleksi ini, satu koleksi berupa Peta Penyebaran Islam di Nusantara direpro dan dicetak menjadi banner yang menghiasi salah satu panel stan berukuran 3 x 4 meter.

Acara pembukaan resmi dibuka pada 12 Mei pukul 20.00 WIB, namun kunjungan sudah dimulai sejak pagi harinya. Kegiatan interaktif stan BQMI berupa hafalan juz ‘amma pun dimulai untuk kalangan siswa SD, sementara para guru pendamping terlihat antusias menyaksikan anak didik mereka. Pada hari kedua dan seterusnya, selain hafalan surah pendek, mengisi kaligrafi dari poster awal Mushaf Istiqlal digelar untuk memeriahkan kegiatan interaktif stan. BQMI menyediakan paket hadiah dan souvenir sebanyak 200 paket untuk pengunjung yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. [Khikmawati]

Berita Terkait