Pameran Bersama antar Unit Kerja Kemenag di MTQN XXVI Nusa Tenggara Barat

Mataram (01/08/2016) - Kementerian Agama turut menyemarakkan event Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVI yang diselenggarakan di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam event tahunan ini, Kemenag mengikutsertakan 8 unit kerja setingkat eselon 1 dan eselon 2 untuk mengikuti kegiatan pameran. Unit kerja tersebut antara lain:  1. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, 2. Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, 3. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), 4. Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, 5. Pusat Informasi dan Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, 6. Ditjen Bimas Islam, 7. Direktorat Pemberdayaan Wakaf 8. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.

Pameran tersebut dibuka secara resmi pada Sabtu (20/07) oleh Sekda NTB Rosiady Sayuti dan akan berlangsung dari tanggal 30 Juli s.d. 6 Agustus 2016. Pihak penyelenggara pameran menyuguhkan konsep wisata expo untuk memberikan berbagai pilihan stan kepada para pengunjung. Ada Stand Holtikultura NTB, NTB Expo, UMKM, BUMD, Perbankan, Stan Produk Unggulan, Pameran Peradaban Islam hingga stan-stan bagi pecinta kuliner aneka masakan Nusantara dan masakan khas NTB.  

Peserta pameran dari Kemenag menempati tenda khusus yang bertajuk ‘Pameran Peradaban Islam’. Dalam event ini, setiap unit kerja mensosialisasikan kepada masyarakat produk-produk layanan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Selain itu, di setiap stan peserta pameran dari Kemenag juga didisplay berbagai macam produk yang telah dikerjakan seperti: leaflet, katalog, jurnal, buku-buku hasil kajian, Tafsir Tematik, Tafsir Wajiz, Mushaf Al-Quran Kuno, Terjemah Al-Qur’an dengan berbagai ragam bahasa daerah dan sebagainya.  

Ada hal menarik pada pameran yang diikuti 8 unit kerja dari Kemenag tahun ini. Semua peserta dari Kemenag mendapatkan lokasi stan yang berdampingan satu dengan yang lain. Setaip stand berukuran 3 x 3 m. Bila disatukan maka seluruh stan Kemenag menjadi stan yang terpanjang di antara peserta-peserta pameran yang lain. Hal ini tentunya patut disyukuri karena mempermudah koordinasi antara satu dengan yang lain. Sekaligus menjadi keuntungan tersendiri bagi Kemenag, karena memudahkan bagi pengunjung pameran utuk mencari dan mendatangi stan.  Menurut Syaifuddin, Kasi Koleksi dan Pameran LPMQ yang ditunjuk sebagai koordinator pelaksana desain dan pengerjaan stan pameran, “baru kali ini, peserta pameran dari Kemenag bisa mendapatkan stan pameran berdampingan.  Ini patut kita syukuri”, ungkapnya.

Selain itu, tampilan desain stan pamer dari Kemenag dibuat dengan satu wajah. Secara khusus, desain stan dan pengerjaannya diserahkan kepada tim dari LPMQ. Tim ini telah bekerja dan berkoordinasi dengan unit-unit lain jauh-jauh hari sebelum pameran ini dilaksanakan. Menurut Wawan Ridwan, Kabid Dokumentasi dan Bayt Al-Qur’an, “dengan adanya koordinasi dan kerjasama antar unit-unit kerja di Kemenag dalam pameran kali ini, ke depan, diharapkan akan semakin memperkuat sinergi antara unit-unit kerja tersebut”. [bp]

Berita Terkait