Aksara dan Bahasa dalam Literatur Keislaman Nusantara

Jakarta (20/04/2017) - Dalam rangka memeriahkan Pekan HUT ke-42 TMII, Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) kembali mengikuti Pameran Bersama Museum se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Manajemen TMII. Pameran yang telah dilaksanakan untuk kelima kalinya ini berlangsung pada tanggal 20-23 April 2016 dan diikuti oleh 37 museum, Perpustakaan Nasional RI, Arsip Nasional RI, serta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Seperti halnya tahun lalu, pameran kali ini berlokasi di Sasana Kriya TMII, dalam setting ruangan yang nyaman dan menjadikan pengunjung betah berlama-lama di area pameran.

Menyelaraskan dengan tema umum pameran, yaitu “Bahasa dan Aksara: Ragam Budaya Tutur dan Tulis Nusantara”, kali ini BQMI mengangkat tema “Aksara dan Bahasa dalam Literatur Keislaman Nusantara”. Tema ini diangkat untuk menambah wawasan masyarakat tentang perkembangan aksara yang digunakan dalam berbagai literatur keagamaan Islam yang merepresentasikan kekayaan aksara di Indonesia.

Dalam pameran kali ini, BQMI menampilkan beberapa koleksi yang memperlihatkan keragaman aksara yang digunakan dalam literatur keagamaan tersebut, berupa [1] Tafsir Al-Qur’an dengan syarah (keterangan) berbahasa Arab; [2] Naskah Lontar Hikayat Nabi Muhammad dalam aksara dan bahasa Jawa; [3] Naskah Hikayat Nabi Yusuf dalam aksara dan bahasa Jawa; [4] Hikayat Nabi Yusuf dalam aksara Pegon; [5] Naskah Aqidah dan Syariah dalam aksara Arab dan Jawi; [6] Al-Qur’an dan Terjemahannya dalam bahasa Jawa (cetak); serta [7] Al-Qur’anul Karim dan Terjemahannya dalam Huruf Braille.

Pameran ini dikunjungi oleh beragam segmen, mulai dari masyarakat umum, tokoh masyarakat, hingga siswa-siswi dari berbagai sekolah yang diundang oleh panitia penyelenggara. Selain memamerkan mushaf, stan BQMI juga tampil meriah dengan diselenggarakannya program interaktif bagi pengunjung. Mulai anak-anak hingga dewasa antusias mengikuti tiga tantangan yang diajukan pemandu, yaitu [1] mencocokkan kata-kata dalam aksara Jawi dengan trasliterasinya dalam aksara Latin; [2] mencocokkan kata-kata dalam bahasa Indonesia dan aksara Latin dengan transliterasinya dalam aksara Jawi; serta [3] mentransliterasikan kalimat dalam aksara Jawi ke tulisan Latin. Setiap pengunjung yang berhasil menyelesaikan tantangan berhak membawa pulang 1 buah buku/DVD tafsir terbitan Kementerian Agama. Mereka membawa pulang hadiah-hadiah tersebut dengan sangat senang dan bangga sambil berfoto ria.

Selain kuis interaktif, pengunjung bisa belajar menulis huruf Jawi dengan menonton tayangan video tutoraialnya di stan BQMI, serta tak lupa menuliskan pesan dan kesannya di dinding stan. Pada hari kedua pameran, BQMI juga menyelenggarakan kegiatan menarik berupa Workshop Penulisan Aksara Pegon dan Jawi, yang diikuti oleh 60 siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 17 Jakarta Timur. Semoga, BQMI senantiasa dekat dan makin bermanfaat bagi masyarakat.[ida f]

Berita Terkait