LPMQ Penuhi Kebutuhan Spiritual Keagamaan Tunanetra Muslim

Sebagai satuan kerja di bawah Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) telah berupaya untuk memenuhi kebutuhan spiritual keagamaan para tunanetra muslim Indonesia dengan menghadirkan berbagai media bahan bacaan Al-Qur’an.  Itulah salah satu butir penting yang disampaikan Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi pada pembukaan Ramadhan Camp II yang diselenggarakan oleh Ummi Maktum Voice di Balai Besar Pendidikan & Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Lembang Bandung. 8 Mei 2019.

Di hadapan para peserta tunanetra muslim yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa, Muchlis menegaskan bahwa LPMQ sejak menjadi satuan kerja sendiri pada tahun 2007 telah melakukan kajian dan penelitian terhadap bahan bacaan Al-Qur’an bagi tunanetra. Beberapa hasil kajian dan penelitian tersebut di antaranya adalah Buku Pedoman Membaca dan Menulis Braille (2012), Juz ‘Amma dan Terjemahnya dalam Huruf Braille (2012) dan Al-Qur’an Braille dan Terjemahnya (2014).

Selain dalam bentuk media Braille, LPMQ juga mengembangkan bahan bacaan Al-Qur’an dalam bentuk e-pub (electronic publication). Bahan bacaan yang dikembangkan dalam bentuk e-pub berupa produk-produk LPMQ terkait ulumul Qur’an dan tafsir Al-Qur’an. “Pada tahun 2017 kita telah menandatangani MoU dengan Yayasan Mitra Netra dalam rangka pembuatan e-pub untuk produk-produk tafsir Al-Qur’an LPMQ,” jelas Muchlis.    

E-pub dipilih karena sangat efisien sebagai instrumen untuk publikasi produk-produk yang memiliki volume yang cukup besar, seperti tafsir Al-Qur’an. Produk-produk tersebut dapat diakses di komputer atau smartphone yang sudah terinstal program pembaca layar seperti NVDA (Non Visual Desktop Access) untuk perangkat komputer atau TalkBack untuk perangkat Android dan mesin suara dua bahasa (Indonesia dan Arab) agar pembaca layar dapat secara otomatis mendeteksi dan membacakan teks Arab dan teks Indonesia. (Aji)

Berita Terkait