Kunjungan PPL Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang

 

(Jakarta 10/8/2019) Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) menerima kunjungan dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Kunjungan ini dimulai dengan melihat-lihat koleksi yang ada di ruang pamer Bayt Al-Qur'an & Museum Istiqlal, dilanjutkan dengan pertemuan di aula Museum Istiqlal.

Kegiatan ini diikuti oleh 191 mahasiswa dan 15 dosen pendamping. Menurut ketua pelaksana, H. John Supriyanto, MA, program Praktek Penelitian Lapangan (PPL) dimaksudkan agar para mahasiswa memperoleh bekal pengalaman langsung di lapangan serta menjaring ide-ide rencana judul penelitian akhir atau skripsi.

Dari pihak LPMQ diwakili oleh Syaifuddin, MA.Hum selaku Kepala Seksi Koleksi dan Pameran dan Hj. Ida Zulfiah, MA selaku anggota pentashih mushaf Al-Qur’an. Dalam sambutan sekaligus mengisi materi pada pertemuan ini, Syaifuddin menyampaikan tentang urgensi museum dalam lingkup akademik. Penelitian benda-benda koleksi museum memiliki tiga urgensi yang strategis, pertama para peneliti bisa mengakses langsung sumber primer penelitian, selain sumber sekunder. Kedua, lebih mudah menemukan aspek originalitas sebuah penelitian yang sangat penting dalam kajian ilmiah. Ketiga, sisi lokalitas benda-benda koleksi museum yang terkait langsung dengan sebuah kebudayaan atau tradisi di daerah tertentu. “Kami siap melayani kebutuhan teman-teman mahasiswa jika ada yang berminat meneliti koleksi yang ada di BQMI,” lanjut Syaifuddin.

Sementara, Ida Zulfiah menyampaikan materi tentang seluk beluk kegiatan pentashihan mushaf Al-Qur’an yang belum begitu banyak dikenal masyarakat. Hasil tashih langsung bisa dirasakan seluruh umat Islam dalam bentuk terjaminnya mushaf Al-Qur’an yang beredar di masyarakat dari segala kesalahan. Dalam penyampaiannya, Ida mengharapkan adanya sinergi antara LPMQ dengan universitas atau perguruan tinggi Islam bersama-sama dalam upaya menjaga kesucian mushaf Al-Qur’an. Misalnya dengan turut mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana prosedur yang benar apabila ditemukan adanya kesalahan dalam cetakan mushaf Al-Qur’an ataupun terkait semakin maraknya berita-berita hoax tentang Al-Qur’an yang beredar di masyarakat.

Baik mahasiswa maupun dosen sangat antusias mengikuti kegiatan ini. H. John Supriyanto, MA selaku ketua program PPL mengharapkan ada tindak lanjut dari pertemuan ini, baik kerjasama akses penelitian untuk para mahasiswa, kajian-kajian terkait Al-Qur’an maupun pentashihan. Selain itu, diharapkan ada kerjasama secara resmi dalam bentuk MOU terutama terkait syarat kelulusan mahasiswa dengan adanya Surat Keterangan Pendampingan Ijazah.

Berita Terkait