Sidang Tafsir Tematik

Bogor (26/04/2011) - Dalam rangka menerbitkan buku tafsir tematik tahun 2012, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, tepatnya dibawah bidang II yakni Bidang Pengembangan dan Pengkajian Mushaf Al-Qur’an, menyelenggarakan Sidang Pleno II dan Penyusunan Tafsir Al-Qur’an Tematik, sidang ini adalah salah satu rangkaian sidang-sidang pleno yang telah dan akan diselenggarakan di tahun 2011, sebelumnya telah dilaksanakan sidang pleno I dan masih menyisakan empat kali sidang lagi.

Sidang ini dilaksanakan di Hotel Griya Astuti, Jl. Raya Puncak KM 79,3 Cisarua Bogor selama 3 hari yakni Selasa-Kamis 26-28 April 2011. Peserta-peserta sidang terdiri dari 26 orang, yaitu: Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 3 orang pakar yang menjadi nara sumber yakni Prof. Dr. Didin Hafiduddin, Dr. H. Ahsin Sakho Muhammad, MA dan Dr. KH. Malik Madani, MA, 15 orang tim penulis yang terdiri dari para Ahli Tafsir dan cedekiawan yang memiliki kompetensi pada bidang-bidang yang terkait, yakni Dr. H. Muchlis M. Hanafi MA (Ketua), Prof. Dr. Darwis Hude MA (wakil Ketua), Dr. H. Bunyamin Yusuf Surur MA, Prof. Dr. H. Salim Umar, Prof. Dr. Huzaimah T. Yanggo, Prof. Dr. H. M. Abdurrahman, Prof. Dr. H. Muhammad Chirzin, Prof. Dr. Rosihon Anwar, Prof. Dr. Phil. H. Nurcholis Setiawan, Dr. H. Asep Usman Ismail MA, Dr. H. Ali Nurdin MA, Dr. H. Ahmad Khusnul Hakim, Dr. H. Sri Mulyati MA, H. Irfan Mas’ud MA, Dr. H. Abdul Ghofur Maimun MA. Serta sekretariat Tim Tafsir Tematik.

Sidang secara resmi dibuka oleh Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Drs. H. Muhammad Shohib, MA. Sedangkan jalannya sidang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengkajian dan Pengembangan Mushaf Al-Qur’an sekaligus ketua tim Penulis, Dr. H. Muchlis M. Hanafi MA. Sidang dimulai dengan pembacaan hasil tulisan oleh para penulisnya masing-masing untuk kemudian didiskusikan dan dikritisi bersama, baik dari hal-hal yang bersifat teknis maupun isi (materi) tulisan.

Pada sidang kali ini mengangkat tema Al-Qur’an dan Isu-Isu Kontemporer I (Al-Qur’an dan Dinamika Sosial I) dengan kisi-kisi tema sebagai berikut: 1. Konflik Sosial, 2.Perkawinan Yang Bermasalah, 3. Al-Qur’an dan Perlindungan Anak, 4. Al-Qur’an dan Eksplorasi Alam, 5. Al-Qur’an dan Bencana Alam, 6. Ketahanan Pangan, 7. Ketahanan Energi, 8. Sihir dan Perdukunan, 9. Keluarga Berencana dan Kependudukan, 10. Perubahan Iklim, 11. Pencucian Uang/Money loundring, 12.Aborsi, 13. Euthanasia. Sidang ini menghasilkan usulan dan masukan serta kritikan untuk kemudian menjadi bahan acuan untuk penyempurnaan dan pengayaan serta perbaikan tulisan sebelum dicetak pada 2012 nanti.[bis]

Berita Terkait