Qiraat dan Terjemah Lokal Warnai Kajian Suhuf

Semester kedua Jurnal Suhuf menerima sejumlah artikel dari peneliti dan pengkaji Al-Qur'an dari beberapa lembaga dan perguruan tinggi di Indonesia. Judul artikel yang masuk cukup beragam, di antaranya adalah kajian tentang qiraat dan terjemahan Al-Qur’an lokal. “Kajian berkaitan dengan qiraat, terutama tentang pemetaan sanad yang berkembang di Indonesia menarik dan bisa dipertimbangkan untuk dimuat, karena bisa menjelaskan thabaqat (tingkatan), tradisi pengajarannya, dan perkembangannya di Indonesia.” Demikian disampaikan Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, salah seorang reviewer Jurnal Suhuf pada acara Sidang Kajian Jurnal Suhuf yang diselenggarakan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) pada Rabu, 30 Oktober 2019 di Hotel Ciputra Cibubur, Bekasi.

Tema lain yang menarik pada sidang ini adalah kajian tentang terjemahan Al-Qur’an, di antaranya terjemahan Bahasa Madura dan terjemahan Bahasa Sunda. Kedua tulisan ini mencoba mengangkat khazanah keilmuan Islam lokal yang diangkat ulama Nusantara pada masa lalu yang memberikan dampak sosial dan keilmuan pada masyarakat setempat. Tema lokal lain yang masuk ke redaksi Jurnal Suhuf adalah kajian manuskrip Al-Qur’an Nusantara. Untuk membahas ini hadir pakar dan reviewer dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya adalah Prof. Dr. Rosikhon Anwar, MA, Ahmad Rafiq, MA, Ph.D, Dr. Jajang A Rohmana, Ervan Nurtawab, Ph.D., Dr. Ali Akbar, Dr. Adib Misbachul Islam, Dr. Zainal Arifin Madzkur, dan tim redaksi Jurnal Suhuf. Seluruh tema yang masuk pada redaksi dibahas oleh reviewer dan diberikan catatan perbaikan.

Selain membahas sejumlah artikel yang masuk, forum ini juga menghadirkan dua orang narasumber, Lukman Hakim, Ph.D dan Erlan Maulana. Pembicara pertama membahas tentang penulisan artikel ilmiah terindeks global, terutama tentang teknik, metode dan hal-hal dasar yang harus diperhatikan dalam membuat artikel. Pembicara kedua membahas dan membedah sistem OJS Jurnal Suhuf dalam rangka meningkatkan performa, baik sistem maupun penampilannya. [Must]

Berita Terkait