LPMQ Jalin Kerja Sama dengan Ma’had Aly Attaqwa Bekasi

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat kementrian Agama RI dengan Ma’had Aly Attaqwa KH. Noer Alie Ujung Harapan Bekasi pada tanggal 29 Oktober 2019 menandatangani MoU kesepahaman kerjasama pembinaan pentashihan Mushaf Al-Quran. Hal yang mendasari kerjasama antara LPMQ dengan Ma’had Aly Attaqwa KH. Noer Alie adalah faktor sejarah penyusunan Mushaf Standar Indonesia (MSI). KH. Noer Alie, Pendiri Pesantren Attaqwa mempunyai jasa besar dalam penyusunan MSI. Beliau adalah salah satu anggota perumus MSI.

“Satu hal yang melatarbelakangi kami menawarkan program pembinaan pentashihan ini adalah faktor sejarah bahwa KH. Noer Alie ikut berperan dalam perumusan MSI,” kata Dr. Muchlis M Hanafi, MA Kepala LPMQ.

Munculnya ide penyusunan MSI adalah karena adanya keresahan di tengah masyarakat atas banyaknya mushaf dari berbagai negara dengan corak yang berbeda-beda datang ke Indonesia, “Dulu Indonesia dibanjiri mushaf dari berbagai negara seperti Turki, Mesir, dan Bombay atau India. Hal ini menyebabkan kebingungan di tengah masyarakat, sehingga muncul inisiatif dari para ulama ahli Al-Qur’an untuk menyusun Mushaf Standar Indonesia. Dibuatlah sebuah kepanitiaan dan di antara anggotanya adalah KH. Noer Alie,” jelas Muchlis.

“Pada tahun 1984 terbitlah Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 25 yang isinya memutuskan bahwa Mushaf Standar Indonesia (MSI) dijadikan sebagai pedoman dalam mentashih Al-Qur’an,” lanjut Muchlis.

Muchlis menambahkan, sejak tahun 1957 sampai 2007 LPMQ masih dalam bentuk kepanitiaan. Tahun 2007 LPMQ berubah menjadi sebuah satuan kerja (satker) yang tugas dan fungsinya mengurus Al-Qur’an di bawah Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI. (MQ)

Berita Terkait