Metode ILHAM untuk menghafal Al-Qur’an dan kitab klasik pesantren


Selasa, 26 November 2019 Tim Pameran BQMI di Cirebon mendatangkan narasumber pencipta metode Ilham, K.H. Lukman Hakim untuk mengedukasi para siswa Aliyah. Metode Ilham merupakan cara menghafal praktis dengan memadukan berbagai jenis kecerdasan, pendayagunaan indera pendengaran, penglihatan, lisan, dan gerakan dengan pola saling memperhatikan dan mencocokkan untuk hasil hafalan yang optimal. Metode ini dipraktekkan di depan sekitar 60 siswa.

Lukman memperagakan dan mengaplikasikan metode ini untuk menebak nomor halaman, juz, juga hizb dari mulai juz 1 hingga juz 30. Di akhir sesi, Lukman menambahkan hafalan dan cara menebak nomor surah yang dilengkapi dengan arti surah dalam bahasa Inggris.

Metode yang memadukan 8 jenis kecerdasan, yakni kecerdasan natural, kecerdasa interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan kinetetik tubuh, kecerdasan linguistik, kecerdasan logis-matematistik, kecerdasan visual-spesial, dan kecerdasan musikal ternyata tidak hanya bisa diaplikasikan untuk menghafal Al-Qur’an saja.

Pada hari berikutnya, 27 November 2019 metode Ilham disambungkan untuk menghafalkan satu kitab klasik yang banyak diajarkan di pesantren-pesantren salaf, yaitu nazham ‘Aqidatul Awam. Dengan uraian yang disampaikan oleh Hj. Umamatul Khaeriyyah, siswa berjumlah sekitar 90 anak, dari tingkat MI hingga Aliyah tampak sangat bersemangat mengikuti. (Hik)

Berita Terkait