7 Koleksi Mushaf Al-Qur'an BQMI Hadir di Serang, Banten

Bayt Al-Qur'an & Museum Istiqlal (BQMI) hadir di Serang menampilkan Mushaf Al-Qur'an berbagai masa dan tampilan. Pameran dilaksanakn atas kerja sama BQMI dengan Perguruan Mathla'ul Anwar Kepuh, Cinangka, Serang, Banten.

7 koleksi Mushaf Al-Qur'an yang ditampilkan pada pameran ini adalah mushaf yang memiliki ciri khusus atau berbeda dengan yang lainnya:

  1. Repro Mushaf Masyhad Hussain, yaitu mushaf yang ditulis pada masa Khalifah Utsman bin 'Affan. Meskipun bukan aslinya, mushaf ini diharapkan menambah wawasan pengunjung bahwa pada masa awal Islam, tulisan Arab tidak seperti yang dilihat pada Mushaf Al-Qur'an yang beredar luas saat ini karena perbedaan antar huruf, harakat, dan lainnya masih belum ada.
  2. Mushaf Al-Qur'an Braille Standar Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI. Mushaf ini penulisannya sesuai dengan Mushaf Standar Braille di Indonesia, dan menarik sejumlah pengunjung untuk mencobanya.
  3. Manuskrip Mushaf Al-Qur'an Aceh. Manuskrip ini ditampilkan untuk menunjukkan bahwa para pendahulu umat Islam di Indonesia sudah memiliki tradisi menulis Mushaf Al-Qur'an untuk digunakan sehari-hari.
  4. Mushaf Kuno-kunoan. Mushaf Al-Qur'an ini ditampilkan dengan disandingkan Manuskrip Al-Qur'an Aceh. Tujuannya adalah agar pengunjung bisa membedakan mana yang asli kuno berusia lebih dari seratus tahun dengan mushaf seperti kuno yang dibuat pada tahun belakangan.
  5. Mushaf Istiqlal. Masterpiece BQMI ini tidak kalah menarik dari mushaf kuno karena tampilannya yang sangat mencolok perbedaanya dengan mushaf yang beredar pada umumnya, yaitu terdapat iluminasi yang indah dengan format penulisan rata tengah.
  6. Mushaf Stambul. Mushaf unik berukuran mini yang diproduksi dengan metode cetak ini banyak beredar di masyarakat dan menimbulkan rasa penasaran para pengunjung.
  7. Terakhir adalah Mushaf Al-Qur'an Maghribi. Mushaf ini turut melengkapi meja display pameran BQMI. Mushaf yang digunakan oleh umat Islam wilayah Barat ini dihadirkan agar pengunjung memahami bahwa memang ada perbedaan karakter huruf, dan lainnya pada Mushaf Al-Qur'an di seluruh dunia. Perbedaan ini bukan asal berbeda, namun sudah sesuai dengan sanad keilmuan, baik riwayat bacaan maupun tulisan.

Tujuh mushaf itulah yang dibawa tim pameran BQMI untuk lebih mengenalkan museum BQMI maupun wawasan keal-Qur'anan. Pameran dilaksanakan selama 2 hari, 18-19 Juni 2022 di halaman komplek Perguruan Mathla'ul Anwar Kepuh, Serang, bersamaan dengan acara Ihtifal dan Milad ke 104. (Ath)

Berita Terkait