Museum Goes to Campus 2013

Yogyakarta (14/09/2013) - Bayt Al-Qur’an mengadakan pameran pada Festival Museum 2013 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Festival “Museum Goes to Campus” kali ini bertema “Pemaknaan Masa Lalu untuk Membangun karakter Bangsa”. Festival berlangsung dari 8 – 13 September di pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasumantri (Purna Budaya) Bulaksumur.

Festival yang dibuka oleh Asisten I Gubernur DIY ini terasa spesial karena turut dihadiri oleh Menpora RI KRMT Roy Suryo, Rektor UGM Prof. Pratikno, Kepala Dinas Kebudayaan dan undangan lainnya. Pameran ini diikuti oleh 32 Museum anggora Barahmus (Badan Musyawarah Musea) DIY; 6 museum provinsi dan 9 museum khas lainnya, termasuk Bayt al-Qur’an & Museum Istiqlal.

Pada pameran ini BQMI mengusung tema “Bayt al-Qur’an & Museum Istiqlal sebagai khazanah Kebudayaan Islam Nusantara”. Beberapa koleksi yang dipamerkan antara lain Mushaf Kuno Surakarta, Mushaf Yogyakarta, Al-Qur’an terkecil di dunia, Al-Qur’an Terjemahan Aksara Jawa dan beberapa koleksi lainnya. Salah satu hal spesial adalah replika Nisan Trowulan Majapahit dari Abad ke-15 Masehi.

Pameran yang dilaksanakan oleh Bayt al-Qur’an & Museum Istiqlal sebagai bentuk tegur-sapa dengan masyarakat Islam Yogya, sekaligus menampung masukan dari mereka terkait khazanah Kebudayaan Islam Nusantara. Pada pameran ini, BQMI menerima 2 Mushaf Al-Qur’an, [1] sebuah berupa mushaf dari aceh yang pernah terkena tsunami dan [2] mushaf yang pernah terkena letusan gunung merapi Yogyakarta.[ah]

Berita Terkait