AYAT-AYAT MODERASI BERAGAMA DALAM BINGKAI LOMBA KALIGRAFI BATIK

Di penghujung November 2022, Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal sukses menyelenggarakan Lomba Kaligrafi Batik Nasional dalam rentang waktu yang terbilang cukup singkat dibanding tahun kemarin. Tidak seperti tahun 2021 yang penyelenggaraannya mencapai 3 bulan, tahun 2022 ini, batas pengumpulan karya dibuka mulai tanggal 20 Oktober hingga 24 November dan pengumuman pemenangnya 01 Desember. Tema yang diusung pada lomba kali ini pun sangat menarik yakni “Ayat-Ayat Moderasi Beragama dalam Bingkai Kaligrafi Batik”.  

Terdapat empat ayat Al-Qur’an yang ditawarkan kepada para peserta untuk dijadikan karya kaligrafi batik. Pertama, Surah Al-Baqarah/2: 256,

لَآ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِۗ  قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗوَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

Terkait moderasi beragama, ayat ini merupakan pilihan utama dan begitu common diketahui oleh masyarakat luas, karena menjelaskan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama, meskipun Allah Swt. juga menunjukkan dengan jelas seperti apa petunjuk dan seperti apa kesesatan itu, namun tidak ada paksaan di dalamnya.

Kedua, Surah Al- Ḥujurāt ayat/49: 13,

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ 

Ayat ini berisi tentang motivasi untuk saling mengenal, berkolaborasi, dan menciptakan ekosistem yang baik dalam kehidupan bersama, karena pada dasarnya Allah Swt. menciptakan manusia berbangsa dan bersuku agar saling mengenal.

Ketiga, Surah Al-An’ām/6: 108,

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًاۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۗ  كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمْۖ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ 

Ayat ini dipilih karena memuat kunci anti-konflik yakni larangan mencela pihak lain, terlebih mencela orang yang menyembah selain Allah SWT. Mengapa? Karena timbal balik dari suatu celaan adalah celaan pula. Jika kita mencela tuhan mereka, maka taruhannya adalah celaan yang lebih buruk bagi tuhan kita Allah Swt. Relakah kita?

Keempat, Surah Yūnus/10: 99 - 100,

وَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ لَاٰمَنَ مَنْ فِى الْاَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيْعًاۗ اَفَاَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتّٰى يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ (99) وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ اَنْ تُؤْمِنَ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِيْنَ لَا يَعْقِلُوْنَ   (100)

Ayat ini memuat arahan, baik kepada Nabi Saw. maupun kepada umatnya bahwa apabila memiliki keinginan untuk mengajak orang lain beriman kepada Allah Swt., maka tidak diperbolehkan dengan cara memaksa. Sebagai penyampai risalah maupun pendakwah, wajar bila kita menginginkan seluruh manusia yang didakwahi untuk beriman kepada Allah Swt., akan tetapi kita juga harus menyadari kenyataan bahwasanya Allah Swt. pun menciptakan kita dalam kondisi yang beragam.

Zarkasi Afif, MA (Salah Satu Panitia Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022) menyatakan bahwa keempat ayat yang ditawarkan kepada peserta ini merupakan ayat-ayat yang relevan dengan tema moderasi beragama. “Semoga melalui ayat-ayat ini, pesan moral yang kuat mengenai keharmonisan, kerukunan, kolaborasi, saling memahami, dan saling mengenal untuk selanjutnya maju bersama dalam keragaman dapat terlaksana, terutama dengan tetap memegang teguh keyakinan masing-masing tanpa mencampuradukkannya. Saya kira itu pesan dari lomba ini, semoga Allah Swt. ridai dan semoga menjadi kebaikan bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat kelak.” Ungkapnya.

Sebagai penutup kegiatan, Koordinator Bidang Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi, Liza Mahzumah, S.Ag. menyampaikan selamat dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.

“Terima kasih atas partisipasi bapak ibu sekalian pada lomba ini, selamat bagi yang berhasil, dan bagi yang belum berhasil diharap jangan kecewa karena satu huruf dari Al-Qur’an yang ditulis pada karya kaligrafi batik ini dapat menciptakan pahala yang berlipat-lipat, in sya Allah setiap ada yang membaca, pahalanya akan mengalir pula bagi yang menulis, pungkasnya. [Latifa]

 

Berita Terkait