Hadiri Sidang Penyusunan Tafsir Kauniyah, ini Masukan Kepala LPMQ kepada Tim Penulis

Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ), Dr. Muchlis M. Hanafi, MA, menghadiri Kajian dan Penyusunan Tafsir Ayat Kauniyah ke-3 pada hari Selasa, (17/05) di Bandung.

Pada sesi tanggapan materi Muchlis menyampaikan beberapa masukan: pertama, hendaknya penulis buku memperhatikan sasaran pembacanya yaitu masyarakat umum, khususnya masyarakat Melayu yang tidak sedinamis masyarakat Indonesia.

"Buku yang kita susun ini akan dipersembahkan untuk negeri Jiran. Bermula dari Brunei Darussalam yang meminta kepada Indonesia. Kemudian mengajak perkumpulan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS). Draf buku ini nantinya akan dicetak Brunei, tentu saja, setelah dialihbahasakan ke Bahasa Melayu," ungkapnya menjelaskan kronologi penulisan buku tafsir ini.

"Untuk itu, kandungan buku ini, hendaknya lebih menonjolkan aspek hida’i atau nilai-nilai hikmah praktis yang bisa dijadikan pelajaran oleh pembaca ketimbang aspek akademis," katanya menambah penjelasan.

Kedua, tahun 2024 Indonesia akan menjadi tuan rumah World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan membahas persoalan krisis air di dunia. Terkait dengan ini, pada bab 5 tentang krisis air menjadi ruh buku ini, karena itu harus diperkaya dengan aspek teoretis dan praktis.

Ketiga, buku ini bisa diperkaya dengan petunjuk-petunjuk dari hadis Rasulullah Saw, karena ayat-ayat Al-Qur'an tentang prinsip-prinsip dasar pengelolaan dan pelestarian air secara praktis tidak banyak.

"Pembahasan dalam ilmu fikih dimulai dari bab Taharah. Umat Islam adalah pihak paling berkepentingan terhadap air dan pelestariannya. Terkait dengan pembahasan ini, penulis bisa merujuk pada buku Fiqhu al-Biah karya Yusuf al-Qaradhawi," ungkap Muchlis menyampaikan salah satu bacaan rujukan.

Keempat, dengan memperhatikan pembacanya; masyarakat Melayu yang umumnya bermazhab Syafii, buku ini bisa diperkaya dengan contoh-contoh persoalan fikih dan solusinya yang rajih tentang air dalam mazhab asy-Syafii.

Kegiatan Kajian dan Penyusunan Tafsir Ayat Kauniyah ini dilaksanakan oleh LPMQ, Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI bekerja sama dengan UIN Sunan Gunung Djati, Bandung dengan tema Air dan Samudera. [bp]

 

Berita Terkait