LPMQ Selenggarakan Sidang Reguler Pentashihan ke-5

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan Sidang Reguler Pentashihan. Sidang Reguler Pentashihan merupakan wadah bagi para pentashih dan pakar Al-Qur’an untuk membahas mushaf-mushaf Al-Qur’an yang akan diterbitkan dan diedarkan oleh penerbit ke tengah umat Islam Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Harris Puri Mansion, Jakarta Barat, 18-20 Mei 2022.

Mengawali kegiatan, Koordinator Bidang Pentashihan, H. Deni Hudaeniy, M.A. didampingi Narasumber, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, M.A. dan Drs. Badri Yunardi melaporkan sebanyak dua belas naskah master mushaf siap dibahas pada Sidang Reguler ke-5 Tahun 2022.

“12 naskah master mushaf Al-Qur’an dari 9 penerbit dengan output 31 tanda tashih akan dibahas dalam sidang reguler ini,” jelas Deni.

Lebih lanjut, Deni menjelaskan kecenderungan jenis mushaf yang diajukan oleh penerbit adalah mushaf dengan berbagai materi dan konten tambahan. “Di antara naskah tersebut, 11 naskah berjenis Al-Qur’an dengan beberapa tambahan materi atau konten, kemudian satu jenis naskah Surah Yasin dan Bacaan Tahlil. 11 naskah bertipe halaman pojok dengan 15 baris yang didominasi model tulisan Usman Thoha,” jelas Koordinator pentashih.

Di hadapan para pentashih dan pakar Al-Qur’an, Deni juga menjelaskan sebanyak 560.000 eksemplar mushaf akan dicetak oleh sembilan penerbit tersebut setelah tanda tashihnya diterbitkan oleh LPMQ.

Koordinator Pentashih juga memaparkan perkembangan pelayanan permohonan surat tanda tashih di LPMQ. Ia menyebut sudah ada 79 pendaftaran mushaf per 18 Mei 2022 dengan output 153 surat tanda tashih dan rencana oplah cetak sebanyak 3.040.800 eksemplar. (MZA)

Berita Terkait