SIDANG KE-3 PENYUSUNAN MUSHAF AL-QUR’AN ISYARAT TUNTASKAN PENTASHIHAN JUZ ‘AMMA

Sidang Penyusunan Mushaf Al-Qur’an Isyarat yang diselenggarakan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia pada hari Senin s.d. Rabu, 30 Mei s.d. 01 Juni 2022 di Hotel Aloft Cilandak Jakarta Selatan telah menuntaskan pentashihan Juz ‘Amma Isyarat Metode Kitabah.

Juz ‘Amma Isyarat Metode Kitabah merupan teks ayat Al-Qur’an dari surah An-Naba’ sampai dengan surah An-Nās dengan menggunakan font isyarat berdasarkan yang tertulis pada Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia Usmani. Selain Metode Kitabah juga terdapat Metode Tilawah, yakni teks ayat Al-Qur’an isyarat sesuai dengan cara melafalkannya.

Pada sesi pentashihan Juz ‘Amma Isyarat seluruh narasumber dan peserta sidang meneliti secara saksama dan detail isyarat huruf perhuruf, harakat, dan tanda baca yang terdapat pada surah Al-Fātiḥah, dan surah An-Naba’ sampai dengan surah An-Nās, hingga tidak ditemukan kesalahan.

Koordinator Bidang Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc., MA dalam sambutannya mewakili Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an menyampaikan bahwa, pada tahun 2022 LPMQ akan menerbitkan Pedoman Membaca Mushaf Al-Qur’an bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW), Juz ‘Amma Isyarat Metode Kitabah, Aplikasi Android Qur’an Isyarat, dan Panduan Praktis Belajar Al-Qur’an Isyarat. IZ

Berita Terkait