Rekomendasi Mukernas Ulama Al-Qur'an 2015

Jakarta (28/08/2015) - Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ulama Al-Qur’an diselengga­rakan pada 18 - 21 Agustus 2015 di Gumilang Regency Bandung, Jawa Barat, sebagai upaya Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMA), Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Mukernas Ulama Al-Qur’an adalah suatu forum silaturahmi dan diskusi antar-ulama, akademisi, dan cendekiawan untuk membahas dan mencari solusi berbagai problematika bangsa dengan pendekatan Al-Qur’an.

Selengkapnya...

Menteri Agama : Terjemah Kemenag Perlu Disempurnakan

(Bandung, 18/08/2015) - Salah satu tugas Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI adalah menyelenggarakan pentashihan Al-Qur’an. Pentashihan dimaksud tidak hanya bertujuan untuk mengawal teks Al-Qur’an, baik cetak maupun digital, namun juga diiringi dengan mengawal pemahamannya, baik melalui terjemah maupun tafsir.

Selengkapnya...

Menteri Agama Membuka Mukernas Ulama Al-Qur’an

Menag Membuka Acara Mukernas Ulama Al-Qur'anBandung (18/08/2015) - Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ulama Al-Qur’an secara resmi dibuka oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, pada tanggal 21 Agustus pukul 20.30 malam tadi di Hotel Gumilang Regency- Bandung. Selain kehadiran Menteri Agama, Mukernas yang direncanakan akan berlangsung 4 hari ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting Al-Qur’an, seperti Prof.Dr Quraish Shihab dan Prof.Dr Sayyid Agil Munawwar.

Selengkapnya...

Sidang Reguler Pentashihan VI

Sidang Reguler Pentashihan ke-6Bogor (12/8/2015)- “Sebagai lembaga yang bergerak di bidang pelayanan pentashihan Al-Qur’an, Lajnah akan mentashih mushaf yang diajukan para penerbit, selama naskah yang diajukan sudah disesuaikan dengan Mushaf Standar Indonesia, tak terkecuali mushaf yang diajukan oleh Majlis Mujahidin Indonesia (MMI).” Demikian salah satu butir yang disampaikan Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an dalam acara Sidang Reguler Pentashihan VI yang bertempat di Grand Cempaka, Bogor. “Namun, karena terjemahan yang dicantumkan MMI dalam mushafnya sangat berbeda dengan terjemahan versi Kementerian Agama, maka perlu ada catatan dan pengantar khusus agar terjemahan yang dikeluarkan MMI tidak disalahpahami oleh masyarakat,” demikian Dr. Muchlis M. Hanafi, MA menambahkan. Hal senada juga disampaikan oleh Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA, terutama, karena menurut pakar qiraat ini, terjemahan MMI tidak mengacu pada kaidah-kaidah yang umum diterapkan pada terjemahan Indonesia. Selain membahas mushaf MMI, sidang reguler ini juga membahas persoalan lain, di antaranya tentang hasil temuan pada kegiatan pembinaan dan pengawasaan yang dilakukan Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pentashihan.

Selengkapnya...

Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal Turut Meramaikan MTQ Mahasiswa Nasional XIV di Universitas Indonesia

Depok (01/08/2015) - Selama tanggal 1—7 Agustus 2015, Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) akan hadir memeriahkan MTQ Mahasiswa Nasional (MTQMN) XIV yang akan diselenggarakan di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. BQMI hadir tentu bukan sebagai kafilah peserta, tetapi menghadirkan edukasi dan sosialisasi ke-Al-Qur’an-an melalui pameran benda koleksinya. BQMI terpanggil untuk turut berpartisipasi mengingat kegiatan MTQMN sangat relevan dengan tugas Lajnah.

Selengkapnya...

  • 48
  • 49
  • 50
  • 51
  • 52
  • 53
  • 54