Terapkan Disiplin, Kemenag Berhentikan 13 Pegawai

Jakarta/Pinmas (18/04/2014) —- Sepanjang 2014, Biro Kepegawaian Setjen Kementerian Agama telah melakukan dua kali Sidang Dewan Pertimbangan Kepegawaian (DPK) untuk Triwulan I. Sidang DPK tersebut dilaksanakan pada 6 Maret 2014 dan 8 April 2014. Hasilnya, 13 PNS Kementerian Agama menerima hukuman disiplin tingkat berat berupa pemberhentian sebagai PNS.

Selengkapnya...

Kunjungan UKM JQH Al-Furqan STAIN Salatiga

Jakarta (04/04/2014) - Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an menerima kunjungan dari Unit Kegiatan Mahasiswa Jam’iyyatul Qurra Walhuffazh (JQH) “Al-Furqan” STAIN Salatiga. Berjumlah 31 orang mahasiswa semester 4 dan 6, rombongan yang dipimpin oleh Najib Syaifullah, S.Pd.I. disambut oleh Kepala Bidang Pentashihan Abdul Aziz Sidqi, M.Ag., didampingi Kepala Seksi Pentashihan Fahrur Rozi, MA dan beberapa staf bidang pentashihan.

Selengkapnya...

Koleksi baru, dua Qur’an kecil

Jakarta (09/12/2013) - Dua Qur’an kecil koleksi baru Bayt al-Qur’an & Museum Istiqlal ini merupakan sumbangan Ibu Siti Rofiqoh, Bogor, dan Ibu Yusi Herawati, Depok. Qur’an yang sering disebut “Qur’an Istanbul” atau “Stambul” ini, yang pertama berukuran 1,8 x 2,7 cm, setiap halaman terdiri atas 12 baris. Mushaf ini disalin oleh kaligrafer kenamaan Turki Usmani abad ke-17, Hafiz Usman (1642-1698), selesai pada pertengahan Rabiul Awal 1094 H (Maret 1683). Tidak ada keterangan kapan mushaf ini dicetak, karena bagian akhir mushaf mini ini sudah rusak.

Selengkapnya...

Kemenag Launching Al Quran Braille dan Terjemahan 30 Juz

Jakarta (Pinmas) –  Kepala Badan Libang dan Diklat Kementerian Agama, Machasin mengatakan jumlah Al-Quran braille di Indonesia belum memadai bagi penyandang tuna netra di Indonesia. Selama ini ketersediaan Al-Quran braille masih sangat terbatas pada panti dan yayasan tuna netra. Sedangkan bagi penyandang tuna netra di luar yayasan masih belum tersedia.

Selengkapnya...

Riwayat Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia; Sebuah Pengantar

Ta’rif (definisi) dan riwayat (sejarah penyusunannya) Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia belakangan sering di ‘benturkan’ secara tidak proporsional dengan mushaf-mushaf terbitan luar negeri. Beberapa kalangan memandang bahwa mushaf ini tidak memiliki dasar argumentasi yang memadai. Sehingga tidak memiliki hujjah yang kuat untuk diikuti dalam proses pentashihan dan penerbitan Mushaf Al-Qur’an di Indonesia. Untuk menjawab sikap skeptis di atas, berikut adalah sedikit pengantar terkait yang diharapkan dapat membuka kembali wawasan bersama tentang mushaf Al-Qur’an hasil karya ulama Al-Qur’an Nusantara melalui Mukernas Ulama Al-Qur’an dari tahun 1974-1983.

Selengkapnya...

  • 52
  • 53
  • 54
  • 55
  • 56
  • 57
  • 58