Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) menyelenggarakan kegiatan desiminasi hasil kajian Al-Qur’an di Pondok Modern Mawaridussalam, Deli Serdang, Medan. Mengawali uraiannya, Dr. Muchlis M Hanafi, MA, selaku Kepala LPMQ menyampaikan data bahwa 50% dari pemeluk agama Islam di dunia ini mengalami buta huruf Al-Qur'an. Belum lagi soal pemaknaannya, soal pemahamannya, tentu lebih besar lagi.

 

Pimpinan Pondok Pesantren Mawaridussalam, Buya Syahid Marqum, merasa gembira dengan diselenggarakannya kegiatan diseminasi hasil kajian Al-Qur’an oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) di pesantren yang diasuhnya. Di hadapan Kepala LPMQ, Dr. Muchlis M Hanafi MA, beserta 120 orang undangan terdiri atas tokoh masyarakat, ulama dan santri pondok pesantren di sekitar Medan. Kiai dengan 1600 santri ini mengungkapkan, "Atas nama pimpinan pesantren saya sangat berbunga hati atas kehadiran antum semua. Para penjaga Al-Qur'an, yang mempunyai tanggung jawab berat, dunia-akhirat, mengawal kalamullah di ruang publik Indonesia,"  ujarnya di Medan, Selasa (30/10) pagi hari.

 

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI menggelar acara Pembinaan Pentashihan Mushaf Al-Qur’an bekerja sama dengan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuludin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Aula Kampus II UIN Sumatera Utara, Medan, 29 Oktober 2018.

"Acara ini bertujuan untuk mengenalkan kepada dosen, mahasiswa, dan  masyarakat tentang Mushaf Standar Indonesia dan keilmuan yang terkait dengan pentashihan. Diikuti oleh 200 peserta, terdiri dari dosen dan mahasiswa IAT Fakultas Ushuludin UIN SU Medan,"  ujar Kepala Bidang Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Deni Hudaeny, di Medan.

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) kembali menjalin hubungan kerja sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam di Indonesia. Kali ini LPMQ menjalin hubungan dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU), Medan, untuk kerjasama partnership dalam bidang keilmuan Al-Qur’an dan pentashihan mushaf Al-Qur’an. Penandatanganan nota kerja sama dilakukan kedua belah pihak pada acara Pembinaan Pentashihan Mushaf Al-Qur’an di Aula Kampus II UIN SU Medan, Senin, (29/10).

Cirebon, 25/10/2108. “Penelitian dan kajian mushaf kuno Nusantara yang dilakukan LPMQ memiliki peran yang penting. Hasil dari penelitian tersebut diharapkan bisa dikapitalisasi menjadi karya yang memiliki nilai manfaat di tengah masyarakat.” Demikian disampaikan kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Dr. H. Muchlis M. Hanafi, MA dalam sambutannya pada acara workshop manuskrip Al-Qur’an Nusantara kerja sama LPMQ dengan IAIN Syekh Nurjati, Cirebon.