Memelihara Kemurnian Al-Qur’an di Tengah Era Kecerdasan Buatan

Sumedang, 20 September 2025 – Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Abdul Aziz Sidqi, menjadi salah satu narasumber dalam talkshow bertema “Memelihara Kemurnian Al-Qur’an di Tengah Zaman Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)”. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Halaqoh Ulama Al-Qur’an XVIII yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah, Sumedang. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan bagaimana peran pemerintah, khususnya LPMQ, dalam menghadapi tantangan kemajuan teknologi.

Kembangkan Kompetensi Pegawai, LPMQ Gelar Workshop Qira’at Al-Qur’an

Jum’at, 19 September 2025 - Seluruh pegawai Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) mengikuti Workshop Qira’at Al-Qur’an yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai dalam rangka mendukung program inovatif LPMQ terkait pengembangan Mushaf Qira’at.

Tim Penyempurnaan Tafsir Kemenag Targetkan Rampung Tiga Tahun

Jakarta – Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Badan Moderasi Beragama dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Kementerian Agama RI menggelar sidang ketiga Penyempurnaan Al-Qur'an dan Tafsirnya pada Rabu (17/09/2025). Sidang ini menunjukkan progres yang cukup signifikan. Sejak dimulai pada Juli lalu, tim penyempurnaan berhasil merampungkan dua juz dan kini tengah menyusun juz ketiga. Targetnya, hingga akhir tahun ini dapat merampungkan tiga juz.

Perpustakaan DPR RI Gelar FGD, LPMQ Bagikan Praktik Penerapan GLAM Qur’ani

Jakarta, 18 September 2025 – Perpustakaan DPR RI menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Konsep dan Penerapan Perpustakaan pada GLAM” di Ruang Diskusi Perpustakaan DPR RI, Kamis (18/9).

Kegiatan ini dihadiri oleh pustakawan, Humas & Protokol, perwakilan museum, arsiparis, media cetak & sosial, TVR Parlemen, serta tamu undangan dari Perpustakaan Imigrasi. Diskusi tersebut membahas pemahaman tentang konsep GLAM (Gallery, Library, Archive, Museum) pada taraf internasional serta penerapannya di lembaga pemerintah.

FGD dibuka dengan paparan materi berjudul “Konvergensi: Membangun Lembaga Dokumenter yang Kuat” oleh Dr. Ciwuk Musiana Yudhawashi, M.Hum. Ia menyinggung gagasan Paul Otlet, seorang pakar dokumentasi dan pustakawan, yang pada awal abad ke-20 mencetuskan ide pembangunan pusat dokumentasi berisi kumpulan dokumen informasi yang bisa diakses secara luas.

“Gagasan Paul Otlet bahkan menginspirasi lahirnya mesin pengolah data oleh pakar IBM yang kemudian berkembang menjadi komputer modern,” jelas Dr. Ciwuk.

Pengalaman praktis penerapan GLAM disampaikan oleh Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Abdul Aziz Sidqi. Ia menuturkan bahwa sejak tahun 2007, LPMQ telah mengintegrasikan berbagai unit layanan dalam bentuk GLAM Qur’ani.

“Sebagai lembaga yang mengelola Pentashihan, pengkajian, serta Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi, kami mengintegrasikan galeri, perpustakaan, arsip, dan museum agar dapat memberi layanan data dan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat,” ungkap Abdul Aziz.

Menurutnya, upaya ini tidak hanya sekadar mengelola dan menyimpan dokumen, melainkan juga mengembangkan pengelolaan dengan memanfaatkan teknologi digital serta memperluas jangkauan melalui promosi dan platform media sosial.

Konsep GLAM dinilai penting bagi DPR RI dalam membangun kembali kepercayaan publik. Hal ini berkaitan dengan dinamika lembaga yang kerap menjadi sorotan masyarakat.

“Reputasi lembaga publik bisa jatuh saat menghadapi kritik atau demonstrasi. Di sinilah pentingnya dokumentasi sejarah dan peran DPR RI agar bisa dipahami secara utuh oleh masyarakat,” ujar salah satu peserta FGD.

Diskusi ini menegaskan bahwa GLAM bukan sekadar konsep, melainkan strategi kelembagaan yang harus terus dikembangkan. Dengan dokumentasi yang kuat, peran dan sejarah DPR RI dapat tersampaikan secara akurat, transparan, dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Stand LPMQ Diserbu Pengunjung di Islamic Bookfair Haflah Khotmil Qur’an ke XVIII Sumedang

Sumedang – Gelaran Haflah Khotmil Qur’an ke XVIII dan MTQ Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadh (JQH) NU se-Kabupaten Sumedang berlangsung meriah di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah pada 15–21 September 2025. Salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan ini adalah Islamic Bookfair, yang diikuti berbagai penerbit nasional seperti Gema Insani, Al-Kautsar, Keira, Republika, Tereliye, Diva Press, dan Cloud. Kehadiran Islamic Bookfair semakin menambah semarak perhelatan keagamaan tahunan ini.

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved