- Ali Akbar
- Hits: 20644
Mushaf Al-Qur’an Standar “Bahriyah”
|
Mushaf Standar Bahriyah. |
Bila membicarakan Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia, istilah "Mushaf Bahriyah" akan sering disebut, karena termasuk salah satu dari tiga 'jenis' mushaf yang distandarkan di Indonesia. Mushaf Al-Qur’an “Bahriyah” berpola 'ayat pojok', yaitu setiap halaman, di bagian sudut/pojok bawah-kiri, berakhir dengan penghabisan ayat. Atau dengan kata lain, penulisan setiap ayat tidak bersambung ke halaman berikutnya.
Mushaf dengan model seperti ini banyak digunakan oleh para penghafal Al-Qur'an (ḥāfiẓ). Teks ayat yang tidak bersambung ke halaman berikutnya sangat memudahkan para penghafal Al-Qur’an untuk muraja’ah (mengulang baca). Karena ciri dan fungsinya itu, mushaf jenis ini, selain disebut “Mushaf/Ayat Pojok”, sering pula disebut “Mushaf/Ayat Sudut”, “Al-Qur’ān lil-Ḥuffāẓ”, atau di Jawa, karena dahulu dicetak di kota Kudus, disebut pula “Qur’an Kudus”.


