Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Hadiri Buka Bersama Pengelola TMII, Dorong Museum Lebih Mendunia

Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Hadiri Buka Bersama Pengelola TMII, Dorong Museum Lebih Mendunia

Jakarta, 11 Maret 2026 — Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an sekaligus Ketua Asosiasi Museum Indonesia Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (AMIKA), Abdul Aziz Sidqi, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kegiatan buka bersama dan ramah tamah tersebut berlangsung di Caping Gunung, kawasan TMII.

Acara ini diikuti oleh jajaran direksi dan pengelola TMII, pengurus FORKAPPSI, pengurus Badan Penghubung Provinsi dari seluruh Indonesia, pimpinan anjungan daerah, serta seluruh kepala museum yang berada di lingkungan TMII.

Kegiatan buka bersama diawali dengan sambutan dari Direktur Operasional TMII, Dede Noviardi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua FORKAPPSI, Aschari Cahyaditama

Pada kesempatan tersebut, sebagai Ketua AMIKA, Abdul Aziz Sidqi turut memberikan sambutan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapannya terhadap kemajuan pengelolaan museum-museum yang berada di lingkungan TMII.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara pengelola dan seluruh pihak yang terlibat untuk meningkatkan eksistensi TMII, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional.

“Kami berharap kepada direktur dan seluruh jajaran agar ke depan dapat lebih erat berkolaborasi dan bekerja sama dalam meningkatkan eksistensi anjungan dan museum TMII sehingga tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional. Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal TMII, namun tantangan kita adalah bagaimana TMII dapat dikenal secara luas di dunia internasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa TMII memiliki potensi besar sebagai destinasi bagi masyarakat internasional yang ingin mengenal Indonesia.

“Beberapa kali kami (BQMI) menerima kunjungan dari luar negeri, seperti dari Arab Saudi, Malaysia, dan Turki dalam konteks keagamaan. Banyak orang luar negeri yang ingin mengenal Indonesia datang ke TMII. Ini merupakan potensi yang sangat besar,” tambahnya.

Menurutnya, museum-museum di TMII diharapkan dapat berkembang seperti museum-museum di luar negeri yang menjadi destinasi populer bagi wisatawan.

“Kami ingin museum-museum di TMII bisa seperti museum di luar negeri. Di beberapa negara seperti Turki dan negara-negara Eropa, bahkan pengunjung harus mengantre untuk bisa masuk ke museum,” katanya.

Ia juga menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang sedang terjadi saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian pengelolaan.

“Dengan adanya efisiensi anggaran, meskipun kita semua terdampak, kita tidak bisa hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah. Karena itu, kolaborasi menjadi sangat penting bagi seluruh pihak yang terlibat di TMII agar bersama-sama meningkatkan kualitas museum dan anjungan TMII yang sudah sangat baik ini menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Kegiatan buka puasa bersama kemudian dilanjutkan dengan kultum dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ketut Asrofi Usman.

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved