Disebutkan oleh az-Zarkasyi (w. 794 H) dalam al-Burhān, bahwa terdapat dua surah selain 114 jumlah yang saat ini diketahui. Keduanya memang disepakati oleh para ulama, sebagai surah yang tercantum dalam riwayat-riwayat mushaf yang dinisbatkan kepada Sahabat Ubay bin Ka’ab (w. 29 H) radhiyallāhu ‘anhu. 

Di Balik Diamnya Gunung: Titik Temu Tafsir As-Sya’rawi dan Sains Modern dalam Tafsir Ilmi Kemenag

Gunung sering kali menjadi simbol kekokohan. Ketika kita memandangnya, ia tampak sebagai raksasa yang diam, tenang, dan tak tergoyahkan. Ia adalah pasak bumi yang menjamin kestabilan pijakan kita.

Namun, Al-Qur'an menghadirkan sebuah ayat yang menantang pandangan mata kasar manusia. Dalam Surah An-Naml ayat 88, Allah berfirman:

Literatur Arabic Grammar mendefiniskan jamak muzakkar salim sebagai sebuah isim yang bercirikan waw nun (وْنَ) atau ya’ nun (يْنَ) yang lazim berasal dari isim mufrad muzakkar ‘aqil. Di sepanjang 6236 ayat dalam al-Qur`an, jamak muzakkar salim bertebaran di berbagai surah, terutama jamak yang berakar pada sulasi mujarrad dan sulasi mazid. Uniknya, terdapat tiga nama surah yang menggunakan pola jamak muzakkar salim, yakni QS. al-Mu`minun (المُؤْمِنُوْنَ), al-Munafiqun (الْمُنٰفِقُوْنَ), dan al-Muthaffifin (المُطَفِّفِيْنَ). Karena itu, jamak ini mendapat bagian khusus dalam diskursus Ilmu Rasm dengan menyoroti kedudukan huruf waw dan ya` yang terletak sebelum huruf terakhir (nun). Kedua huruf tersebut memiliki dua kemungkinan; itsbat atau hazf. Itsbat berarti kedua huruf tersebut tetap dituliskan, sementara hazf berarti penghapusan huruf. 

Penulisan rasm kata (كل ما ) dalam Al-Qur’an setidaknya tersebar dalam 18 tempat. Ada yang dituliskanya dengan disambung (al-washl) ada juga yang dituliskan dengan dipisah (al-fashl).

Dalam Mushaf Standar Indonesia (MSI) 16 tempat dituliskan dengan disambung (كلما ) yang terdapat dalam; Qs. Al-Baqarah/2: 20, 25, 87, 100 Qs. Ali Imran/3: 37, Qs. An-Nisa/4: 56, Qs. Al-Maidah/5: 64, 70, Qs. Al-A’raf/7: 38, Qs. Hud/11: 38, Qs. Al-Isra/17: 97, Qs. Al-Hajj/22: 22, Qs. Al-Mu’minun/23: 44, Qs. As-Sajdah/32: 20, Qs. Al-Mulk/67: 8, Qs. Nuh/71: 7. Sementara yang dituliskan dengan terpisah (كل ما ) yaitu yang terdapat dalam Qs. An-Nisa/4: 91 dan Qs. Ibrahim/14: 34.

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved