- Rafi Dinilhaq
- Hits: 195
Karakteristik Hazf dan Itsbat Pada Jamak Muzakkar Salim
Literatur Arabic Grammar mendefiniskan jamak muzakkar salim sebagai sebuah isim yang bercirikan waw nun (وْنَ) atau ya’ nun (يْنَ) yang lazim berasal dari isim mufrad muzakkar ‘aqil. Di sepanjang 6236 ayat dalam al-Qur`an, jamak muzakkar salim bertebaran di berbagai surah, terutama jamak yang berakar pada sulasi mujarrad dan sulasi mazid. Uniknya, terdapat tiga nama surah yang menggunakan pola jamak muzakkar salim, yakni QS. al-Mu`minun (المُؤْمِنُوْنَ), al-Munafiqun (الْمُنٰفِقُوْنَ), dan al-Muthaffifin (المُطَفِّفِيْنَ). Karena itu, jamak ini mendapat bagian khusus dalam diskursus Ilmu Rasm dengan menyoroti kedudukan huruf waw dan ya` yang terletak sebelum huruf terakhir (nun). Kedua huruf tersebut memiliki dua kemungkinan; itsbat atau hazf. Itsbat berarti kedua huruf tersebut tetap dituliskan, sementara hazf berarti penghapusan huruf.

