Menag Buka Halaqah Manuskrip Al-Qur’an Syaikhona Kholil Bangkalan, Ungkap Kekayaan Turats yang Terlupakan

Menag Buka Halaqah Manuskrip Al-Qur’an Syaikhona Kholil Bangkalan, Ungkap Kekayaan Turats yang Terlupakan

Bangkalan, 1 April 2026 — Panitia Haul ke-101 dan Lajnah Nahdhatus Turots Ilmi Syaikhona Muhammad Kholil menggelar Halaqah Manuskrip Al-Qur’an Syaikhona Kholil serta Pameran Manuskrip Al-Qur’an Bangkalan. Kegiatan ini terselenggara dengan menggandeng para ulama, praktisi, serta Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah undangan dan para masyayikh Al-Qur’an. Segenap dzurriyah Syaikhona Muhammad Kholil berharap kajian ini dapat menghasilkan penelitian mendalam terhadap manuskrip Al-Qur’an peninggalan beliau, sehingga dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Di antara masyayikh yang hadir antara lain RKH Abd Hamid Abdul Qodir (Pengasuh Pesantren Al-Munawwir Krapyak), KH Muslim Nawawi (An-Nur Bantul), KH Ahmad Fathoni (Mojokerto), dan sejumlah ulama lainnya.

Pada sesi pertama, kegiatan diisi oleh para panelis yang diawali dengan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, melalui rekaman video. Turut menjadi pembicara Prof. Dr. Sayyid Aqil Husin Al-Munawwar, Dr. KH Ahsin Sakho Muhammad, Kepala LPMQ Dr. Abdul Aziz Sidqi, serta Dr. KH A. Mustain Syafi’i.

Sesi kedua menghadirkan para praktisi dan akademisi, di antaranya Prof. Dr. Islah Gusmian, Dr. Fahrur Rozi, MA, Dr. Zainal Arifin Madzkur, MA, dan Dr. Abdul Hakim, MA.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya pelestarian khazanah keilmuan Islam. Ia menilai, selama ini Syaikhona Kholil lebih dikenal sebagai ulama ahli nahwu, padahal juga memiliki warisan turats penting di bidang Al-Qur’an.

“Ini adalah langkah penting untuk mengungkap dan mengenalkan kembali kekayaan intelektual beliau di bidang Al-Qur’an,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Menteri Agama berharap Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kementerian Agama dapat bekerja sama dengan Universitas PTIQ Jakarta untuk mengawal kajian akademik terhadap manuskrip tersebut. Dengan demikian, karya-karya monumental Syaikhona Muhammad Kholil dapat dimanfaatkan secara luas oleh umat Islam di Indonesia, sekaligus menjadi bukti kesinambungan tradisi literasi Islam dari masa ke masa. (ZAM)

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved