Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) menempatkan peningkatan kualitas pelayanan sebagai fokus utama memasuki tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, dalam kegiatan mancing bersama dalam rangka HAB Kementerian Agama ke-80 yang digelar di lingkungan LPMQ pada Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, masih banyak hal yang harus dicapai LPMQ ke depan, terutama dalam peningkatan pelayanan di seluruh elemen layanan, mulai dari layanan pentashihan, kajian dan pengembangan, hingga layanan museum, yang harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
“Pelayanan harus lebih utama, mulai dari pentashihan, kajian dan pengembangan, juga layanan museum. Ini harus terus ditingkatkan. Makanya kita terus mendorong teman-teman dan mudah-mudahan dengan keikutsertaan dalam proses menuju WBK, tahun ini sukses dalam pengumuman nanti,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa setelah proses menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), LPMQ akan didorong untuk lanjut melangkah ke tahap Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai level penguatan integritas yang lebih tinggi.
“WBBM setingkat lebih tinggi dari WBK dan itu yang kita harapkan. Jadi semangat terus, semangat melayani. Apalagi ini Al-Qur’an, insyaallah ke depan akan lebih baik lagi,” tambahnya.
Melalui resolusi 2026 tersebut, LPMQ optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

