Jakarta (LPMQ) - Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama RI meraih predikat Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penghargaan ini diumumkan dalam kegiatan SAKIP dan ZI Award Tahun 2025 bertajuk “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar secara daring, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 - 11.30 WIB tersebut diikuti oleh ratusan unit kerja dari berbagai instansi pemerintah. Tercatat sebanyak 312 unit kerja menerima predikat ZI WBK/WBBM sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi penerima penghargaan SAKIP dan Zona Integritas. Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi diikuti dengan konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai integritas di lingkungan kerja masing-masing.
“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak/Ibu seluruh instansi pemerintah penerima award SAKIP dan Zona Integritas. Semoga Bapak/Ibu terus konsisten menerapkan nilai-nilai integritas di tempat kerja masing-masing. Jadilah agen perubahan dan tularkan semangat ini kepada unit-unit lainnya,” ujar Rini melalui Zoom Meeting yang disiarkan secara langsung di kanal youtube Kementerian PANRB.
Dalam sambutannya, Rini menegaskan pentingnya Reformasi Birokrasi (RB) sebagai fondasi utama dalam membangun negara yang kuat dan berintegritas. Menurutnya, RB merupakan mesin penggerak untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.
“Kita semua harus fokus pada pelaksanaan Reformasi Birokrasi di masing-masing instansi. RB adalah fondasi paling kuat untuk membangun negara yang lebih kuat dan berintegritas. RB juga menjadi mesin penggerak dalam mencapai tujuan pembangunan,” tegasnya.
Pasca menerima predikat WBK secara daring, Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi menyampaikan rasa syukurnya di hadapan pegawai LPMQ atas capaian tersebut. Ia berharap predikat WBK yang telah diraih dapat terus dipertahankan dengan penuh komitmen dan istikamah dalam menjaga integritas serta kualitas pelayanan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai LPMQ atas kerja dan pengabdian selama ini. Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Semoga menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” ujarnya.
Ia menambahkan, LPMQ juga telah mengajukan (submit) penilaian untuk tahun 2025 dan berkomitmen untuk terus melangkah menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Ke depan, kita tetap semangat mempertahankan WBK dan terus berproses menuju WBBM. Ikhtiar ini harus kita jalankan bersama dengan penuh optimisme,” lanjutnya.
Menurutnya, berbagai program strategis LPMQ, termasuk rencana kegiatan berskala internasional seperti Konferensi Internasional Al-Qur’an Isyarat yang mengundang negara-negara muslim, menjadi bagian penting dalam penguatan kinerja dan dapat menjadi eviden utama dalam pembangunan Zona Integritas. Upaya tersebut sekaligus mendorong agar Al-Qur’an Isyarat semakin dikenal dan mendunia.
Predikat ZI Menuju WBK yang diraih ini menjadi bukti komitmen LPMQ dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menanamkan budaya kerja yang bersih dan akuntabel secara berkelanjutan. (MZA)

