Awali Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf al-Makassari, LPMQ Koordinatori Khatmul Qur’an Bil Kitabah

Awali Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf al-Makassari, LPMQ Koordinatori Khatmul Qur’an Bil Kitabah

Banten, 28 April 2026 — Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) melalui Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI menghadirkan kegiatan Khatmul Qur’an bil Kitabah sebagai pembuka rangkaian “Mengenang 400 Tahun Syekh Yusuf al-Makassari”.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (28/04) sore di Halaman Masjid Agung Banten Lama, Kota Serang, dan diikuti oleh sekitar 500 santri dari 10 pesantren di berbagai wilayah Provinsi Banten.

Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan Khotmul Qur'an bil Kitabah ini adalah teknik penulisan Al-Qur'an dengan teknik menebalkan tulisan mushaf Al-Qur’an sebagai bentuk interaksi langsung dengan teks suci. “Biasanya Khatmul Qur’an itu membaca. Kali ini kita akan melaksanakannya sekaligus, yakni khataman dengan membaca kemudian diditeruskan dengan khataman bil kitabah atau menulis Al-Qur’an,” ujarnya.  

Aziz menegaskan bahwa pendekatan ini menjadi cara baru untuk mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an. “Ini bagian dari upaya kita agar interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya berhenti pada membaca, tetapi juga menyentuh proses penulisan. Karena Beliau Syekh Yusuf Al-Makassari, selain dikenal sebagai pejuang, beliau juga sangat produktif menulis karya-karya tulis tentang syariah, tasawuf dan akidah” lanjutnya.  

Mushaf yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Mushaf Istiqlal, koleksi BQMI yang dikenal sebagai salah satu mushaf terindah di Indonesia. Adapun penulisan mushaf dipandu oleh pegawai BQMI Juara 1 Kaligrafi MTQ Korpri Tingkat Nasional, Saifuddin, guna memastikan pelaksanaan Khatmul Qur’an bil Kitabah berjalan sesuai kaidah penulisan mushaf Al-Qur’an.

Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan (DPKSK) Kementerian Kebudayaan RI, Undri. Turut terlibat dalam kegiatan ini Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Arsip Nasional Republik Indonesia, serta Pemerintah Provinsi Banten. 

Dalam sambutannya, Undri menekankan dimensi historis dan global dari dakwah Syekh Yusuf al-Makassari. “Syekh Yusuf adalah tokoh yang tidak hanya berpengaruh di Indonesia, tetapi juga di mancanegara. Dakwah beliau membuka Islam di Afrika Selatan dan menjangkau hingga negeri lainnya. Ini  menjadi catatan penting sejarah perkembangan Islam global,” ujarnya.

Pelaksanaan Khatmul Qur’an bil Kitabah diawali dengan registrasi peserta dan pembagian lembar mushaf serta perlengkapan penulisan. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an secara serentak 30 juz yang ditutup dengan doa khataman.

Tahap berikutnya adalah inti kegiatan, yakni penulisan Mushaf Istiqlal oleh para santri. Selama lebih dari satu jam, para peserta menebalkan ayat demi ayat secara bersamaan hingga membentuk satu kesatuan mushaf lengkap yang kemudian dikumpulkan sebagai hasil karya kolektif seluruh peserta dalam menyelesaikan penulisan Al-Qur’an 30 juz.

Hasil dari kegiatan khataman menulis ini direncanakan akan dibawa ke Afrika Selatan untuk menjadi koleksi Sheikh Yusuf Al-Makassari Museum yang tengah dipersiapkan pembangunannya, sebagai simbol warisan keilmuan Al-Qur’an yang melintasi batas geografis dan generasi.

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved