BQMI Perluas Pengalaman Belajar Al-Qur’an bagi 220 Siswa SDITA El Ma’mur

BQMI Perluas Pengalaman Belajar Al-Qur’an bagi 220 Siswa SDITA El Ma’mur

Jakarta - Sebanyak 220 siswa Sekolah Dasar Islam Tahfizh Al-Qur’an (SDITA) El Ma’mur Bogor mengikuti kunjungan edukatif ke Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal (BQMI), Jakarta. Kunjungan siswa kelas 3 dan 4 tersebut memberikan pengalaman belajar Al-Qur’an melalui pemanduan, visualisasi koleksi pameran, serta tayangan audiovisual.

Guru Al-Qur’an SDITA El Ma’mur, Muhammad Fauzan Ramadan, mengatakan pembelajaran di sekolahnya tidak hanya berfokus pada kurikulum akademik, tetapi juga kurikulum Al-Qur’an. Dalam program tahfiz, siswa memiliki target hafalan bertahap hingga mencapai lima juz selama enam tahun pendidikan.

Menurut Fauzan, kunjungan ke Bayt Al-Qur’an dan museum Istiqlal pada Kamis (20/08/2026), memberikan pengalaman berbeda bagi siswa. Jika pembelajaran di sekolah sehari-hari lebih banyak dilakukan melalui hafalan dan membaca tulisan Al-Qur’an, museum memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat dan memahami Al-Qur’an melalui pendekatan visual.

“Biasanya anak-anak di sekolah hanya sekadar menghafal, melihat tulisan. Tapi ketika tadi melihat video visual, itu ada semacam gambaran bagaimana turunnya ayat dan lain sebagainya. Jadi menambah edukasi pengetahuan anak-anak,” ujar Fauzan.

Selama kunjungan, siswa mendapatkan penjelasan dari pemandu mengenai sejarah dan perkembangan Al-Qur’an. Penjelasan tersebut dilengkapi dengan visual yang ditampilkan melalui berbagai materi pameran, sehingga siswa tidak hanya memperoleh informasi secara lisan, tetapi juga dapat melihat gambaran mengenai hal yang sedang dijelaskan.

Pengalaman visual tersebut kemudian diperkuat melalui tayangan di ruang audiovisual Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal. Melalui tayangan tersebut, siswa mendapatkan gambaran yang lebih konkret mengenai materi yang berkaitan dengan Al-Qur’an, termasuk sejarah turunnya ayat.

Fauzan menilai pendekatan tersebut dapat menambah wawasan siswa sekaligus melengkapi pembelajaran yang selama ini mereka dapatkan di sekolah.

“Anak-anak di sekolah hanya sekadar belajar Al-Qur’an dan pada hari ini bisa langsung melihat bagaimana Al-Qur’an diproses sampai ada harakatnya, tanda-tanda bacanya. Itu merupakan kebahagiaan yang luar biasa,” katanya.

Ia berharap Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal terus berkembang sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya para pelajar Al-Qur’an. Menurutnya, keberadaan museum dengan pendekatan visual, tulisan, dan sejarah dapat menjadi pengalaman belajar yang bermanfaat bagi siswa.

“Kami dari SDITA eL Ma’mur Bogor mengucapkan terima kasih banyak karena sudah menjadikan tempat ini sebagai sarana pendidikan anak-anak, baik secara visual, tulisan, maupun bagaimana sejarah Al-Qur’an diturunkan. Itu sangat luar biasa,” tutur Fauzan.

Fauzan menuturkan, kunjungan ke Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal ini merupakan pengalaman pertama bagi SDITA El Ma’mur. Ia pun berharap kunjungan dapat kembali dilakukan di masa mendatang, sehingga pengalaman belajar di museum dapat terus memperkaya pembelajaran Al-Qur’an bagi para siswa.

 

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved