Jakarta, - Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) memfasilitasi pelaksanaan Ujian Tartil dan Tahfidz Al-Qur’an santri-santriwati Yayasan Griya Mahir Al-Qur’an (YGMQ) pada Rabu (7/1/2025) di Gedung BQMI, TMII Jakarta.
Bertempat di ruang aula Syekh Nawawi al-Bantani, Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, didampingi Ketua Tim Kegiatan, Achmad Khotib. Dalam sambutannya, Abdul Aziz menyampaikan bahwa sudah tepat jika YGMQ melakukan ujian tartil maupun tahfiz di LPMQ.
“Pelaksanaan ujian tartil dan tahfidz di LPMQ ini sangat tepat, karena tim penguji memiliki kompetensi dan pengalaman yang memadai dalam menilai kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an, baik sebagai pentashih mushaf maupun sebagai juri Musabaqah Hifdzil Qur’an di tingkat nasional,” ujar Aziz.
Pengasuh dan Pembina Yayasan Griya Mahir Al-Qur’an, Ahmad Jaeni menjelaskan bahwa kegiatan ujian ini selain sebagai evaluasi atas capaian dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an, juga merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Haflah at-Tasyakur wa at-Takhtim YGMQ yang akan diselenggarakan pada 9 April 2026 mendatang.
Kegiatan ujian diikuti 60 peserta terdiri dari anak-anak, remaja, hingga dewasa (ibu-ibu) yang berasal dari sejumlah unit pendidikan di bawah naungan YGMQ, mulai dari PaudQu, SDQu, RTQ, Majelis Taklim hingga KlinikQu. Adapun tim penguji terdiri dari Achmad Khotib, Fahrur Rozi, Zaenal Arifin, Samiah, Ilfi Zakiyah, dan Ahmad Falahuddin.
Selepas prosesi ujian selesai, Koordinator Tim Penguji Achmad Khotib menyampaikan hasil evaluasi. Menurutnya, secara umum kelancaran hafalan dan bacaan santri dinilai sudah baik. Namun, ia menekankan pentingnya murajaah dengan melihat mushaf agar kelancaran hafalan tetap sejalan dengan ketepatan bacaan.

