Abu Dhabi — Seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Presiden Joko Widodo Abu Dhabi pada 21 November 2025, rombongan peserta Daurah Du’at berkesempatan melakukan silaturahmi dengan Muhammad Sadri, Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Abu Dhabi.
Rombongan yang terdiri dari 20 peserta ini mewakili berbagai unsur ormas Islam dari wilayah Jabodetabek, Aceh, dan Palembang. Mereka berada di Uni Emirat Arab dalam rangka mengikuti Daurah Du’at, sebuah program penguatan kapasitas dai yang diselenggarakan atas undangan Al-Haiah al-‘Ammah li al-Syu’un al-Diniyyah wa al-Awqaf wa al-Zakah UEA kepada Kementerian Agama RI melalui Kasubdit Kemitraan Ditjen Bimas Islam. Program ini berlangsung sejak 9–22 November 2025.
Dalam suasana hangat dan penuh apresiasi, peserta menyerahkan cenderamata kepada KBRI Abu Dhabi berupa buku Profil Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) dalam bahasa Arab serta buklet Bayt Al-Qur'an dan Museum Istiqlal (BQMI) dalam bahasa Inggris. Penyerahan simbolik tersebut mencerminkan komitmen kedua pihak dalam memperkuat kerja sama di bidang dakwah, pendidikan Islam, dan literasi keagamaan.
Muhammad Sadri menyambut baik kunjungan ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga keagamaan Indonesia dan Uni Emirat Arab. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di Indonesia maupun di UEA,” ujarnya.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan Daurah Du’at, sekaligus membuka ruang baru bagi jejaring dakwah internasional, pertukaran pengalaman, dan peningkatan kualitas pelayanan umat.

