Jakarta — Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) menggelar rapat pengembangan Qur’an Kementerian Agama pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang TU lantai 3. Rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 pagi hingga selesai ini menghadirkan dua perwakilan developer Qur’an Kemenag, Pramuko Aji dan Idam, untuk memaparkan perkembangan terbaru serta arah pengembangan ke depan.
Dalam kegiatan ini, tim membahas laporan capaian pengembangan sepanjang 2025, termasuk sejumlah pembaruan fitur dan perbaikan sistem yang telah diterapkan pada aplikasi Qur’an Kemenag. Berbagai masukan dari pengguna turut menjadi perhatian sebagai dasar peningkatan kualitas layanan, baik dari sisi tampilan, stabilitas, maupun pengalaman penggunaan.
Rapat juga menyoroti target-target besar yang akan dicapai pada tahun 2026, terutama dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Salah satunya yaitu persiapan peluncuran produk dan fitur baru yang diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam penggunaan platform Qur’an digital. Tim humas dan developer juga membahas strategi kampanye yang lebih masif untuk mendukung pencapaian target satu juta pengguna aktif.
Selain itu, tim turut meninjau pengembangan CMS Qur’an Kemenag, yang memuat beragam modul seperti Master Qur’an, Pedoman dan Panduan, hingga sistem manajemen pengguna. Rapat menghasilkan sejumlah arahan umum terkait penyederhanaan alur kerja, penguatan database, dan penyelarasan konten agar seluruh layanan Qur’an Kemenag semakin mudah dikelola dan semakin siap digunakan dalam pembaruan tahun mendatang.
Dengan berlangsungnya rapat ini, pengembangan Qur’an Kemenag terus bergerak maju. Kolaborasi antara tim konten dan tim teknis menjadi fondasi penting untuk menghadirkan inovasi digital yang lebih kuat, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat. Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen LPMQ dalam menyediakan layanan Al-Qur’an digital yang modern dan tetap berpegang pada standar resmi pentashihan.

