Semangat Kerja Keras, Cerdas, Tuntas, dan Ikhlas Warnai Penyempurnaan Tafsir Al-Qur’an di Tengah Keterbatasan Anggaran

Semangat Kerja Keras, Cerdas, Tuntas, dan Ikhlas Warnai Penyempurnaan Tafsir Al-Qur’an di Tengah Keterbatasan Anggaran

Jakarta – Walau dengan keterbatasan anggaran, semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas tetap menjadi fondasi utama dalam Rapat Penyempurnaan Tafsir Al-Qur’an yang diselenggarakan di Lantai 4 Gedung BQMI, Rabu (8/4/2026).

Kepala BMBPSDM, Ali Ramdhani, menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan kualitas. Justru dalam kondisi tersebut, integritas, profesionalitas, dan dedikasi diuji secara nyata. Ia menekankan bahwa penyempurnaan tafsir merupakan kerja intelektual sekaligus pengabdian spiritual yang menuntut kesungguhan lahir dan batin.

Menurutnya, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) telah menunjukkan capaian penting dalam menghadirkan Al-Qur’an yang inklusif, termasuk dalam bentuk braille dan bahasa isyarat. Selain itu, adaptasi terhadap teknologi digital menjadi kekuatan strategis, sehingga produk-produk LPMQ dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Ia juga mengingatkan bahwa sebagai lembaga negara dengan legitimasi ilmiah, penyusunan tafsir harus mengedepankan kejelasan bahasa. “Tafsir harus disampaikan secara lugas dan mudah dipahami. Jangan sampai penggunaan bahasa yang terlalu tinggi justru menyulitkan masyarakat,” ujarnya. Meski Al-Qur’an memiliki nilai sastra yang tinggi, penyampaian tafsir diharapkan tetap komunikatif dan inklusif.

Sementara itu, Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, menyampaikan bahwa proses penyempurnaan tafsir tahun 2026 tetap berjalan walau dengan keterbatasan anggaran, tanpa mengurangi kualitas dan integritas kajian.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, penyempurnaan telah mencapai 3–4 juz, disertai uji publik bersama Bimas Islam sebanyak 3 juz. Hasil uji publik tersebut telah dihimpun dan diverifikasi untuk kemudian ditetapkan sebagai keputusan final pada kajian juz 1–3. Pada tahun ini, LPMQ menargetkan penyempurnaan hingga 10 juz.

Dari sisi pemanfaatan teknologi, aplikasi Qur'an Kemenag mencatat capaian signifikan dengan jumlah akses mencapai 77,6 juta. Versi web menjadi platform yang paling banyak digunakan, dengan salah satu konten unggulannya adalah tafsir Al-Qur’an yang tengah disempurnakan.

Digitalisasi ini menjadi solusi strategis, terutama walau dengan keterbatasan anggaran, karena mampu meningkatkan efisiensi distribusi. Jika diterbitkan dalam bentuk cetak, tafsir tersebut diperkirakan dapat mencapai hingga 11 jilid.

Kegiatan ini juga membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi para JF Pengembang Tafsir Al-Qur’an (PTQ). Pelaksanaan di lingkungan kantor memungkinkan keterlibatan yang lebih besar, sehingga proses penyempurnaan tidak hanya menghasilkan produk tafsir, tetapi juga memperkuat kapasitas keilmuan para penyusunnya.

Melalui semangat kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas walau dengan keterbatasan anggaran penyempurnaan tafsir Al-Qur’an diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan, menghadirkan karya yang kuat secara ilmiah sekaligus mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved