Jakarta, 28 Januari 2026— Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) menerima kunjungan edukatif dari SMPIT Darul Qur’an Mulia Bogor. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan outing class yang diikuti oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX secara bergantian. Pada hari pertama, Selasa (27/1) rombongan terdiri dari 187 siswa kelas VII didampingi 15 guru, hari kedua Rabu (28/1), sebanyak 248 siswa kelas VIII bersama 13 guru pendamping mengikuti kunjungan ke BQMI, dan hari ketiga dijadwalkan untuk kunjungan kelas IX sebanyak 258 siswa dan didampingi oleh 17 guru.
Rombongan kunjungan pada hari kedua ini dipimpin oleh Yusron Daeng selaku Koordinator Lapangan dari SMPIT Darul Qur’an Mulia, Bogor, dan didampingi oleh tiga orang pemandu.
Yusron menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkenalkan kepada para siswa sejarah Al-Qur’an, asal-usul mushaf, serta berbagai peninggalan bersejarah terkait Al-Qur’an. Menurutnya, para siswa di sekolah telah dibiasakan untuk menghafal Al-Qur’an, sehingga dengan adanya kunjungan ini diharapkan mereka tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami sejarah dan perjalanan Al-Qur’an secara lebih mendalam.
“Dengan datang langsung ke Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal, siswa dapat melihat secara nyata seperti apa mushaf-mushaf Al-Qur’an dan peninggalannya. Ini tentu menambah wawasan serta pengalaman belajar mereka,” ujarnya.
Yusron juga menyampaikan kesan positifnya terhadap BQMI. “MasyaAllah, koleksinya sangat lengkap. Mulai dari sejarah mushaf hingga asal-usulnya. Ini menjadi ilmu baru bagi anak-anak yang mungkin tidak mereka dapatkan di sekolah,” tuturnya.
Selain itu, ia turut memberikan masukan agar pengelolaan dan perawatan koleksi terus ditingkatkan. “Karena koleksinya cukup banyak dan berharga, perlu manajemen dan perawatan yang maksimal agar tetap terjaga. Akan lebih baik lagi jika jumlah koleksi dapat terus ditambah,” tambahnya.
Menurutnya, seluruh koleksi di BQMI sangat menarik, mulai dari mushaf Al-Qur’an hingga sejarah peradaban Islam di Indonesia. Keberadaan kuis interaktif dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) museum juga dinilai mampu meningkatkan antusiasme siswa dalam menggali informasi dan menyelesaikan misi pembelajaran seputar koleksi yang ada di BQMI.

