Bedah Buku Kisah Nabi dan Arkeologi Al-Qur’an, Waryono: Temuan Ilmiah Menambah Keyakinan Pada Al-Qur’an

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) melaksanakan kegiatan bedah buku tentang kisah dan tinggalan umat masa lalu. Ada dua buku yang dibedah, pertama Arkelogi Al-Qur’an karya Dr. Ali Akbar, dan kedua Kisah Para Nabi Pra-Ibrahim yang disusun oleh Tim Penulis dari LPMQ. Acara ini dilaksanakan secara daring dan luring pada Senin, 31 Oktober di PSW Hotel, Jakarta, dan dibuka langsung oleh Plt. Kepala LPMQ, Prof. Dr, Waryono, M.Ag. Selain menghadirkan Dr. Ali Akbar, selaku penulis buku pertama, hadir sebagai pembanding Prof. Dr. Hery Harjono, yang juga menjadi salah satu penulis buku kedua dan sejumlah buku Tafsir Ilmi yang diterbitkan LPMQ.

“Menjelaskan isi kandungan Al-Qur’an merupakan dorongan dari Rasulullah kepada manusia yang mempunyai tugas, litubayyina linnasi. Tugas tersebut bukan hanya tugas para ulama, namun juga yang lainnya termasuk para ilmuan dengan disiplin keilmuannya masing-masing,” Jelas Waryono saat membuka acara bedah buku secara resmi.

Terkait dengan kisah dan temuan-temuan artepak umat masa lalu, Prof. Waryono menjelaskan, bahwa ternyata Al-Qur’an itu 80% isinya memuat tentang kisah-kisah. Kisah-kisah Al-Qur’an tersebut kemudian dipertanyakan terkait dengan kebenarannya oleh sejumlah kalangan. Terlepas dari itu, banyak ilmuan yang mencoba membuktikan, misalnya tentang kisah pemuda Ashabul-Khafi, kisah Nabi Nuh dan perahunya dan lain sebagainya. Kajian-kajian seperti ini tidak pernah berhenti dilakukan para ilmuan yang menjadi salah satu bukti akan kemujizatan Al-Qur’an.

Buku Arkelogi Al-Qur’an, seperti dijelaskan Ali Akbar selaku penulis buku, mendapat inspirasi dari karya-karya tafsir ilmi yang diterbitkan LPMQ, khusunya pada tafsir tentang peninggalan umat masa lalu. “Secara metodologi buku ini mengadopsi apa yang dilakukan Lajnah, seperti melakukan kolaborasi dengan sejumlah pakar tafsir yang kemudian dipadukan dengan temuan-temuan artepak sebagai penjelas.

Untuk buku Kisah Para Nabi Pra Ibrahim, Prof. Hery mejelaskan, bahwa kisah-kisah Nabi masa lalu jejaknya bisa dilihat pada sejumlah peninggalan yang bisa dibuktikan secara arkeologis maupun geologis. Kisah-kisah tersebut dengan demikian menjadi bukti akan kebenaran Nabi Muhammad sebagai seorang Nabi dan bahwa Al-Qur’an adalah wahyu dari Allah. [Must]

Berita Terkait