Delegasi Negara MABIMS Kunjungi BQMI, Apresiasi Kontribusi Ulama Nusantara

Delegasi Negara MABIMS Kunjungi BQMI, Apresiasi Kontribusi Ulama Nusantara

Jakarta – Sebanyak 26 delegasi dari negara-negara anggota MABIMS melakukan kunjungan ke Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal (BQMI), Kamis (11/9/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari program Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Islam Tingkat Negara-Negara MABIMS 2025, salah satu Key Performance Indicator (KPI) Indonesia dalam forum kerja sama tersebut.

MABIMS merupakan forum yang beranggotakan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Dalam kunjungan kali ini, para peserta berasal dari keempat negara anggota tersebut. Setibanya di BQMI, mereka disambut hangat dan diajak berkeliling museum oleh pemandu BQMI, Adimas Bayumurti.

Adimas menjelaskan berbagai koleksi penting yang dimiliki BQMI, mulai dari sejarah penulisan Al-Qur’an, perkembangan khat dari masa ke masa, hingga ragam mushaf Al-Qur’an untuk penyandang disabilitas. Salah satu yang menarik perhatian delegasi adalah mushaf Al-Qur’an Isyarat 30 juz.

“Ini adalah mushaf Al-Qur’an Isyarat 30 juz. Mushaf ini diperuntukkan bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW), dan ini yang pertama di dunia,” jelas Adimas.

Selain itu, rombongan juga menyaksikan pemutaran film dokumenter Tafsir Ilmi di ruang audio visual. Film ini menggambarkan upaya para ulama dalam menjadikan Al-Qur’an tetap relevan sepanjang zaman.

Salah seorang peserta dari Singapura, Muhammad Khalid, mengaku terkesan dengan koleksi yang dipamerkan di BQMI. “Ini adalah usaha untuk memperkasakan dakwah dai-dai yang sedang melakukan dakwah di Nusantara. Di BQMI kita ingin mengetahui peranan Indonesia dalam menyebarkan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Khalid yang aktif di Asatiz Youth Network Majlis Ulama Islam Singapura (MUIS) menambahkan, kunjungan ini membuka wawasan baru bagi dirinya. Menurutnya, ketika berbicara tentang Al-Qur’an, banyak orang langsung mengaitkannya dengan dunia Arab. Namun, dari koleksi yang ia saksikan di BQMI, jelas terlihat kontribusi besar ulama Nusantara.
“Setelah melihat koleksi BQMI, saya menyadari tidak kalah penting peranan ulama-ulama Nusantara dan institusinya dalam menjadikan Al-Qur’an relevan dengan kehidupan kita. Itu adalah perjuangan yang perlu diteruskan,” tegas Khalid.

Kunjungan ini diharapkan semakin mempererat kerja sama antarnegara anggota MABIMS dalam bidang dakwah dan pengembangan studi Al-Qur’an, sekaligus menegaskan kontribusi Indonesia dalam menjaga dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an bagi masyarakat dunia.

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved